Kategori: Seputar Haji & Umrah

  • FKS Patuh Jabar Korwil 3 Bogor Gelar Bukber Puasa Ramadhan 1445 H

    FKS Patuh Jabar Korwil 3 Bogor Gelar Bukber Puasa Ramadhan 1445 H

    Forum Komunikasi Silaturahmi Penyelenggara Travel Umrah Haji Jawa Barat ( FKS PATUH JABAR KORWIL 3 BOGOR Menggelar Buka bersama di Kantor Sekretariat Jl. Babakan Madang Taringgul Sentul, Senin (18/03/2024)

    Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sesame anggota FKS PATUH khusunya Korwil 3 Bogor sekaligus bincang bincang santai terkait isu isu up to date  perjalanan ibadah haji dan umroh. Pada kesempatan acara ini tampak hadir  Kasie Kemenag Kab Bogor Drs. H. Muslim. M.pd dan Subdirektorat Pemantauan dan  Pengawasan Ibadah umroh & Ibadah Haji Khusus H. Abdul Basir, S.pd, M.Pd ,H Wawan Setiawan  ketua FKS Patuh Jawa Barat, Guswan SEGO Ketua FKS Patuh Jabar Korwil 3 Kab Bogor dan  30 Owner pelaku Usaha perjalanan ibadah umroh PPIU se-Kabupaten Bogor.

    H Wawan Setiawan selaku ketua FKS Patuh Jawa Barat mengatakan terkait pernyataan penomena jamaah umroh mandiri Backpacker umrah backpacker mengemuka dalam berbagai media mainstream dalam beberapa waktu terakhir. Pembahasannya tidak hanya melibatkan masyarakat awam, namun juga sampai pada para elit negeri ini.

    Dilihat dari berbagai sumber, kata backpacker berasal dari Bahasa Inggris yang kata dasarnya sendiri adalah back pack. Dalam Bahasa Indonesia, back pack adalah tas punggung atau lebih populer disebut dengan tas ransel. Nah, biasanya kata tersebut identik dengan turis atau wisatawan pembawa tas ransel. Inilah yang disebut sebagai backpacker.

    Umrah backpacker sejatinya tidak dikenal di dalam regulasi. Namun akhir-akhir ini muncul istilah backpacker yang dikaitkan dengan umrah”ucapnya

    Umrah backpacker secara sederhana dapat diartikan sebagai orang yang berangkat umrah dengan budget rendah atau dalam istilah yang lebih ekstrem umrah modal nekat. Hingga sebagian orang menganggap agar dapat umrah murah maka umrah dilakukan secara mandiri tanpa melalui travel umrah (PPIU). Sehingga umrah mandiri yang hemat dan modal nekat ini lah yang akhirnya dianggap sebagai umrah backpacker. Meskipun sejatinya biaya tiket yang dipesan oleh PPIU lebih murah daripada pembelian tiket secara mandiri (free individual tour/FIT).

    Ketua FKS Patuh Jabar Korwil 3 Kab Bogor Guswan SEGO menegaskan bahwa Pemerintah telah mengatur ibadah haji dan umrah berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Menurutnya penyelenggaraan ibadah haji dan umrah harus sesuai dengan regulasi.

    “Umrah harus sesuai dengan regulasi yang diatur di dalam UU Nomor 8 Tahun 2019. Di dalam Pasal 86 disebutkan bahwa perjalanan ibadah umrah dapat dilakukan secara perseorangan maupun berkelompok melalui PPIU. Artinya bahwa masyarakat yg akan melaksanakan umrah harus melalui PPIU baik umrah secara perseorangan (umrah private) maupun berkelompok (group),” terang Guswan Sego

    Subdirektorat Pemantauan dan  Pengawasan Ibadah umroh & Ibadah Haji Khusus H. Abdul Basir, S.pd, M.Pd , juga menegaskan perlunya umrah melalui PPIU. “Pernah kami temui ketika  sedang pengawasan umrah di Arab Saudi ada beberapa temuan penting. Diantaranya ada Jemaah umrah sakit yang dirawat di RS Arab Saudi sampai saat ini belum bisa dipulangkan karena beragkat mandiri sehingga Pemerintah tidak dapat meminta pertanggungjawaban pihak yang memberangkatkan untuk memulangkan,” kata H Abdul Basyir. Travel juga jangan tergiur dengan memfasilitasi para jamaah umroh backpacker ini yang nantinya akan menyulitkan kita semua”tambahnya.

    Buka bersama ini perdana dilaksanakan oleh seluruh anggota FKS PATUH Jabar Korwil 3 Bogor dengan khidmat sehingga saling mengenal diantara anggota FKS Patuh Jabar Korwil 3 Bogor, acara dilanjutkan dengan buka puasa  bersama,dan sesi Tanya jawab dan diakhiri dengan doa (**bay)

  • Tips Menjalani Umrah di Bulan Ramadan Dan Keutamaannya

    Tips Menjalani Umrah di Bulan Ramadan Dan Keutamaannya

    Banyak umat Islam yang melakukan ibadah umrah di bulan Ramadhan. Hal ini karena umrah di bulan ini memberikan banyak keuntungan dan keutamaan yang tidak bisa didapatkan pada waktu-waktu lainnya.

    Apalagi, pahala ibadah pada bulan suci Ramadhan juga dilipatgandakan. Tak heran, jumlah jamaah umrah akan meningkat pada bulan ini sehingga akan padat.

    Untuk itulah, menjalankan ibadah ke Tanah Suci di bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri. Jadi, memerlukan persiapan yang matang.

    Yuk, simak keutamaan ibadah umrah saat Ramadan serta tips menjalaninya pada artikel berikut ini!

    Keutamaan Umrah di Bulan Ramadan

    Walaupun umrah bisa dilakukan kapan pun, tetapi apabila dilaksanakan ketika bulan Ramadan akan memberikan banyak keuntungan dan keutamaan yang tidak bisa didapatkan pada waktu-waktu lainnya.

    Terdapat kemuliaan dari ibadah umroh di bulan Ramadhan di mana kita berumroh dalam keadaan berpuasa. Berikut ini adalah beberapa keutamaan umrah di bulan Ramadan yang harus diketahui oleh umat Muslim:

    Pahala Setara Ibadah Haji

    Jika berbicara mengenai pahala yang akan diperoleh, jumhur (kebanyakan) ulama berpendapat jika umrah ketika bulan suci Ramadan sangat diutamakan. Sebab, umrah selama Ramadan menjadi jalan untuk mendapat pahala setara haji.

    Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bersabda:

    “Jika datang bulan Ramadan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadan, senilai haji bersamaku. (HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256).

    Meski setara haji, tetapi umrah saat Ramadan tidak menggugurkan kewajiban ibadah haji, ya! Haji tetap wajib dijalankan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya.

    Pembuka Rezeki dan Keberkahan

    Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan pahala. Dalam hal ini, umrah di bulan Ramadan dapat membantu umat Muslim untuk menambah pahala dan keberkahan dalam ibadah mereka.

    Selain itu, melaksanakan umrah saat Ramadan juga dapat menjadi pembuka rezeki. Bahkan, biaya umrah saat Ramadan yang jumlahnya akan lebih besar dibandingkan bulainnya, akan dianggap menjadi jalan Fi Sabilillah atau digunakan di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    Memberikan Pengalaman Spiritual yang Berbeda

    Melaksanakan ibadah puasa di Tanah Suci tentu akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Dalam suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan, kita dapat merasakan kehadiran Allah dengan lebih kuat.

    Anda dapat melaksanakan sahur, berbuka puasa, hingga salat tarawih di Masjidil Haram. Bahkan, Rasulullah pun menempatkan ibadah umrah ketika bulan puasa sama dengan ibadah haji bersama Beliau. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a, dari Rasulullah bersabda:

    “Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku.” (HR Imam Bukhari).

    Waktu yang Baik untuk Meningkatkan Keimanan

    Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berdoa sebanyak-banyaknya. Pada bulan suci ini, kesempatan untuk terkabulkannya doa menjadi lebih besar dibandingkan waktu lainnya.

    Dalam suasana yang penuh berkah dan ketenangan, kita dapat memanjatkan doa, merenungkan, sekaligus merefleksikan kehidupan selama ini. Dengan demikian, umrah di bulan Ramadan dapat membantu umat Muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan di tempat terbaik, Tanah Suci.

    Mengejar Malam Lailatul Qadar di Tanah Suci

    Anda dapat melaksanakan umrah awal, pertengahan, dan akhir Ramadan. Tetapi, banyak umat Islam yang berlomba-lomba melaksakan ibadah umrah menjelang akhir Ramadan.

    Tak heran, paket umroh yang paling diminati para jamaah adalah 10 hari terakhir Ramadan sampai hari raya Idul Fitri. Hal ini karena di 10 hari terakhir Ramadan, umat Islam mengejar malam Lailatul Qadar di kota Mekah.

    Tips Umrah Saat Ramadan

    Mengingat ibadah umrah ketika bulan puasa memberikan keistimewaan yang lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya, maka Anda harus mempersiapkannya dengan lebih baik.

    Berikut ini tips persiapan ibadah umrah di bulan Ramadan:

    • Pilih waktu yang tepat untuk melakukan ibadah umrah saat Ramadan. Biasanya, awal Ramadan dan 10 hari terakhir Ramadan menjadi waktu favorit dibandingkan dengan hari-hari lainnya.
    • Pilih akomodasi yang strategis dan dekat dengan Masjidil Haram sehingga Anda tidak perlu berjalan jauh untuk mencapai tempat ibadah
    • Pastikan juga akomodasi yang Anda pilih memiliki fasilitas yang memadai untuk kebutuhan Anda selama beribadah di Mekah
    • Persiapkan diri dengan baik sebelum melakukan umrah saat Ramadan, baik secara fisik maupun mental. Pastikan juga kondisi kesehatan Anda dalam keadaan yang baik sebelum berangkat ke Mekah.
    • Melakukan umrah di bulan puasa membutuhkan energi yang cukup. Jadi, Anda harus mengonsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka menjaga tubuh tetap fit.

    Yang paling penting, pastikan jangan sampai Anda sakit saat umrah, ya! Sebab, bukan hanya ibadah umrah yang akan terganggu, tapi juga ibadah puasa Anda juga.

  • Wamenag dan Dubes Arab Saudi Luncurkan Program Buka Puasa dan Kurma Ramadan untuk Indonesia

    Wamenag dan Dubes Arab Saudi Luncurkan Program Buka Puasa dan Kurma Ramadan untuk Indonesia

    Jakarta (PHU)—Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki bersama Duta Besar Arab Saudi, Faisal bin Abdullah Al-Amudi meluncurkan Program Buka Puasa dan Hadiah Kurma Ramadan 1445 Hijriyah dari Raja Salman bin Abdulaziz untuk Indonesia.

    “Ini merupakan bentuk kepedulian dan ikatan sosial Raja Salman dari Arab Saudi terhadap seluruh umat Islam di dunia, termasuk juga di Indonesia, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, dan menjaga kekhusyuan di bulan Ramadan ini,” kata Wamenag, Minggu (10/3/2024).

    Dalam peluncuran tersebut, dilakukan pula penyerahan secara simbolis bantuan sejumlah mushaf Al-Quran dan kurma yang nantinya akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Ramadan 1445 H. Turut hadir, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

    “Targetnya tentu warga muslim berkebutuhan yang sudah terdata. Kemarin pihak Baznas juga sudah berkoordinasi terkait penyalurannya. Informasi jumlahnya masih kita tunggu,” jelas Wamenag dalam acara yang dilaksanakan di Hotel St. Regis Jakarta tersebut.

    Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi menerangkan bahwa program Buka Puasa ini merupakan bentuk perhatian Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman terhadap kebutuhan umat Islam di seluruh penjuru dunia. Program ini dijalankan di bawah pimpinan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh.

    “Semoga umat Islam di Indonesia selalu di atas kebaikan, dan semoga diterima pahala puasanya, diberikan keberkahan, dilipatgandakan pahalanya,” ungkap Dubes.

    Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh, melalui siaran daring menyebut, pada Ramadan tahun lalu, pemerintah Arab Saudi bekerja sama dengan Kemenag RI telah berhasil menyelenggarakan acara buka puasa bersama sepanjang 1200 meter di Kota Padang, Sumatera Barat. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 8000 masyarakat Padang dan sekitarnya.

    Tahun lalu juga, kata Abdullatif, pemerintah Saudi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada wilayah yang terkena musibah bencana alam dan kepada keluarga yang kurang mampu dari seluruh penjuru Indonesia.

    “Program bantuan bulan Ramadan terus ditingkatkan pada tahun ini agar dapat menjangkau lebih banyak lagi jumlah penerima. Penyaluran bantuan buka puasa kepada jutaan muslim di dunia bekerjasama dengan pemerintah, ormas, dan lembaga sosial dan tentunya berkoordinasi dengan kedutaan menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1445 H,” terang Abdullatif.

  • Ada Tempat Penyimpanan Air Cadangan pada Tenda Jemaah Indonesia di Mina

    Ada Tempat Penyimpanan Air Cadangan pada Tenda Jemaah Indonesia di Mina

    Mina (PHU) — Tenda jemaah haji di Mina kini dilengkapi dengan tempat penyimpanan air cadangan. Ini disiapkan pihak Saudi untuk mengantisipasi jika ada keterlambatan pasokan air saat puncak haji.

    Haji 1444 H/2023 M sempat diwarnai dengan keterlambatan pasokan air di beberapa tenda jemaah. Sebagai langkah mitigasi, pihak Saudi tahun ini menyiapkan tempat penyimpanan air cadangan.

    “Hari ini kami meninjau tenda yang akan ditempati jemaah haji Indonesia pada operasional 1445 H/2024 M. Kita lihat pihak Saudi sedang siapkan tempat penyimpanan air cadangan,” ujar Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji dan Umrah Ramadhan Harisman di Mina, Minggu (3/3/2024).

    Hadir, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Akhmad Fauzin, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kasubdit Siskohat Hasan Afandi, Katim Teknologi dan Sistem Infornasi Irfan Sembiring, serta perwakilan dari Syarikah.

    “Tempat penyimpanan air cadangan itu berupa tabung-tabung besar yang ditanam pada sejumlah area di sekitar tenda jemaah haji Indonesia di Mina,” sambungnya.

    Ramadhan menjelaskan bahwa jemaah haji Indonesia tahun ini diperkirakan tidak ada yang menempati tenda di Mina Jadid. Sebab, pemerintah sudah memesan tempat melalui e hajj untuk lokasi mabit jemaah haji Indonesia selama di Mina. “Dan, seluruhnya berada di wilayah Mina atau tidak ada yang di Mina Jadid,” sebutnya.

    Selain tenda jemaah, Ramadhan bersama delegasi Indonesia dalam kesempatan itu juga meninjau posko misi haji Indonesia di Mina. Lokasi tenda posko ini cukup strategis karena mudah diakses oleh kendaraan roda empat. “Sehingga, diharapkan akan memudahkan proses evakuasi dan mobilitas layanan jemaah,” sebut Ramadhan.

    Menurut Ramadhan, pihak Saudi masih terus melakukan persiapan. Selain tempat air cadangan, sejumlah tenda Mina juga sudah direnovasi.

    ⁠”Ada sekitar 13 maktab yang tendanya sudah menggunakan dinding gypsum board dan ac split. Ini bagian dari peningkatan layanan. Semoga pada saatnya nanti semua sudah direnovasi,” sebut Ramadhan.

    ‘Kita juga cek jalur taradudi atau shuttle bus jamaah haji Indonesia, dari Makkah menuju Arafah, lalu ke Muzdalifah dan Mina hingga kembali lagi ke hotel di Makkah,” tandasnya. (BAY)

  • Umrah Saat Ramadhan 1445 H, Ini Imbauan Kemenag

    Umrah Saat Ramadhan 1445 H, Ini Imbauan Kemenag

    Jakarta (PHU) — Umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan 1445H. Animo masyarakat Indonesia dan umat Islam dunia melaksanakan ibadah umrah pada bulan Ramadhan sangat tinggi, sehingga Pemerintah perlu memberikan berbagai imbauan agar ibadah umrah dapat berjalan dengan aman, nyaman, sehat, dan memenuhi prinsip syariat.

    Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah dengan program 5 pasti umrah. Hal ini disampaikan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Jaja Jaelani.

    “Kami tetap meminta kepada para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) memberikan pelayanan kepada jemaah umrah dengan tetap berpegang pada peraturan perundang-undangan. Utamakan kepentingan jemaah, karena bisnis PPIU adalah bisnis jasa perjalanan sehingga hak-hak jemaah harus diperhatikan dan dipenuhi,” tegas Jaja Jaelani di Kantor Kemenag RI, Jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Jum’at (8/3/2024).

    Jaja juga berpesan agar masyarakat tetap mengingat program 5 Pasti Umrah sebelum memilih biro perjalanan umrah.

    “Masyarakat sebelum berangkat umrah harus pastikan lima hal yaitu pastikan biro perjalanan berizin PPIU, pastikan visanya, pastikan tiket pesawat pergi pulang (PP), pastikan harganya, dan pastikan hotelnya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban travel tidak berizin PPIU atau tidak mendapatkan pelayanan yang sesuai,” ujar Jaja menjelaskan.

    Selain itu Direktur Bina UHK juga meminta PPIU membuat surat perjanjian tertulis dengan jemaah umrah tentang pelayanan umrah yang akan diberikan.

    Baca Juga : PAKET UMROH PROMO

    “Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2019 dalam Pasal 94 salah satu kewajiban PPIU adalah menyediakan pelayanan transportasi, konsumsi, akomodasi, dan pelayanan lainnya sesuai perjanjian tertulis,” kata Jaja menambahkan penjelasannya.

    Jaja pun berharap tidak ingin ada kejadian wanprestasi layanan umrah Ramadhan terjadi kembali dan berujung perselisihan antara PPIU dan jemaah umrah.

    “Tahun lalu ada puluhan jemaah umrah mengadu karena tidak mendapatkan layanan hotel dan konsumsi yang sesuai dengan perjanjian tersebut. Kami butuh waktu beberapa kali untuk memediasi jemaah dan PPIU karena tidak adanya perjanjian tertulis. Kejadian seperti itu dapat dihindari bila ada perjanjian tertulis dan PPIU memberikan pelayanan yang sesuai dengan PMA Nomor 5 Tahun 2021,” paparnya.

    Jaja Jaelani yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Dana Haji dan SIHDU tersebut juga memerintahkan jajaran Kementerian Agama di pusat dan daerah menjalankan fungsi pengawasan umrah dengan baik.

    “Kini marak kembali permasalahan umrah, kami minta Kemenag Kab/Kota dan Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi terus memberikan pembinaan dan pengawasan kepada PPIU dan melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya masalah umrah. Bila ditemukan sedikit saja kejanggalan agar segera dilakukan penanganan agar masalah tidak menjadi semakin besar,” perintah Jaja kepada jajarannya.

    “Tidak lupa kami juga mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1445H. Semoga selama berpuasa kita tetap dapat menjalankan tugas dengan produktif dan optimal,” pungkasnya. ( Source : Humas Kemenag)

    Penulis : Benny Andriyos

    Editor : Tree Agung Nugroho

    Fotografer : Amnia Salma

  • Umroh Bersama Alfiq Tour

    Umroh Bersama Alfiq Tour

    Rindu Baitullah ? Dapatkan Pengalaman Spritual Baru Bersama AlFIQ TOUR

    Sebagai Solusi Perjalanan Ibadah Anda


    INFO LENGKAP KLIK ADMIN

    Dari Abdullah bin Mas’ud RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Ikutkanlah antara ibadah haji dan ibadah umroh, karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana api pandai besi menghilangkan karat besi dan menghilangkan kotoran emas dan perak.”

    Mau Umroh ? Tapi Takut Ketipu

    Ketika Anda Sudah Memiliki Niat Kuat Untuk Berangkat Umroh Tetapi Anda Khawatir Jika..

    Biaya yang Tidak Sesuai Budget

    Takut Travelnya Tidak Berizin Kemenag

    Tidak Pasti Berangkatnya Tiket – Visa dan Hotelnya

    Apakah Anda Pernah Merasakan Hal itu ?

    Jika IYA, Maka Memilih Travel Alfiqtour
    adalah pilihan yang paling tepat untuk menjawab semua kekhawatiran Anda!

    dengan Travel Alfiqtour, Menjawab semua keraguan Anda Sebagai Tamu Allah SWT Menuju Kota Mekkah & Madinah

    Kenapa Harus Alfiqtour? Karna Alfiq memiliki 5 Pasti Kemenag

    Memiliki Izin PPIU Kemenag Nomor U.106 Tahun 2022

    Pasti Jadwal Keberangkatannya Sesuai Flyer Publish

    Pasti Terbangnya Karna Ticket Sudah Dibooking

    Pasti Hotel & Akomodasinya Sesuai Paket Yang tertera

    Pasti Visanya Karna Sudah MOU Dengan Perusahaan Saudia

    Kami Berkhidmat Untuk Jamaah Alfiq Tour

    Jadikan mimpi Umrah Anda menjadi kenyataan bersama kami. Mengutamakan kenyamanan dan keamanan jamaah Umrah. Menyediakan berbagai pilihan paket Umrah yang fleksibel dan sesuai budget Anda. Berpengalaman dalam mengatur keperluan perjalanan Umrah selama bertahun-tahun. Memberikan layanan bimbingan Umrah dari awal hingga akhir.


    Daftar Sekarang

    Masih Ragu ?

    Daftar Aja Dulu Rp. 5.000.000 Sudah mendapatkan perlengkapan dan Booking Seat

    Sudah ribuan Jamaah yang berangkat

    Menyediakan , Berbagai Paket Pilihan yang Fleksible Sesuai budget Anda

    Penuh Dedikasi

    Melayani Dengan penuh Dedikasi dan komitmen untuk kepuasan Jamaah

    Aman & Nyaman

    Perjalanan Umroh yang Nyaman, Aman & Memuaskan sesuai dengan sunnah

    WhatsApp Image 2024-02-29 at 16
    WhatsApp Image 2024-02-22 at 21.58.27
    WhatsApp Image 2024-01-15 at 14.08.34_aab26f0f
    WhatsApp Image 2024-01-12 at 12.28.25_e7606d61
    WhatsApp Image 2023-12-30 at 06.40.16
    WhatsApp Image 2023-12-30 at 12.29.21
    WhatsApp Image 2024-01-11 at 16.38.46_d91c8d3e
    WhatsApp Image 2024-01-11 at 13.00.12_11cab61d
    WhatsApp-Image-2023-12-28-at-09.14.43

    Kami selalu siap membantu Anda dalam mengatasi masalah apapun yang mungkin terjadi selama perjalanan Umrah Paket Umrah dengan fasilitas lengkap dan mulai dari penerbangan, akomodasi, transportasi, dan perlengkapan ibadah.


    PEMBAYARAN HANYA MELALUI REKENING DIBAWAH INI





    Klik di sini untuk Pendaftaran








    ‘SEBELUM DATANG PANGGLAN KE RAHMATULLAH
    MARI KITA PENUHI PANGGILAN
    KE BAITULLAH

    ADA SAATNYA ANDA MAMPU TAPI
    TIDAK MAU, AKAN TIBA SAATNYA
    ANDA MAU
    TAPI SUDAH TIDAK MAMPU

    “Umroh bukan hanya sekadar perjalanan fisik, namun juga perjalanan spiritual yang memperkuat keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. Dalam perjalanan ini, kita diuji kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan hidup. Kita belajar untuk berusaha dan berdoa sebanyak-banyaknya untuk meraih rahmat dan berkah dari Allah SWT.”


    Daftar Sekarang

    Terima Kasih kepada Travel Alfiqtour yang telah membimbing kami dalam pelaksanaan ibadah umroh, semua jamaah dilayani dengan profesional, ramah aman dan nyaman semoga Alfiq tambah maju, amanah, aman dan nyaman bagi jamaah,,pokoknya rekomended banget alfiqtour
    Ibu Aminah
    Ibu Aminah Tanggerang
    Alhamdulillah, saya berdua suami berangkat bersama alfiqtour, awalnya saya ragu karna banyak sekali diberita tv dan media travel travel tidak amanah setelah saya melihat ijinnya dan histori keberangkatannya ternyata setiap bulan 2 – 3 kali memberangkatkan jamah, akhirnya saya tertarik berangkat umroh bersama alfiq
    KH Wahdan Al-wahdi
    KH Wahdan Al-wahdiDepok
    Alhamdulillah tidak bisa berkata kata berangkat bersama alfiq rekomended banget, petugasnya ramah ramah, pelayanan di KSA Ok, masalah harga murah dibandingkan fasilitas yang diberikan ,InsyaAllah tahun depan saya berangkat sekeluarga lagi alfiq Ok, Umroh mabrur ekonomi makmur
    Setedi Bangun
    Setedi BangunJakarta Timur
    Previous
    Next

    Kami Berikan 3 Keuntungan Bagi Anda yang melakukan pelunasan min 3 bulan sebelum keberangkatan

    Potongan Sebesar Rp. 1.000.000

    Pelatihan Manasik 2 x Pertemuan

    Pembayaran 8 Jamaah untuk 9 Jamaah

    Kami selalu siap membantu anda dalam mengatasi masalah apapun yang mungkin terjadi selama perjalanan
    umroh,

    Khusus Muharam Hanya dengan

    Rp. 5.000.000

    Rp. 2.000.000,-

    Anda sudah mendapatkan perlengkapan & Booking seat

    • Pelunasan minimal 30 hari sebelum keberangkatan
    • Tiket Pesawat PP
    • Mutawwif Berpengalaman Berbahasa Indonesia
    • Ziarah dan City Tour Makkah – Madinah – Jeddah
    • Air zam zam 5 liter
    • Handling & Airport Lounge
    • Asuransi Perjalanan Umroh
    • Makan dan minum 3x sehari Fullboard
    • Visa Umroh

    Daftar Sekarang !
    Karna Allah SWT tidak akan memanggil orang yang mampu tapi Allah SWT akan memampukan orang yang terpanggil


    Daftar Sekarang


    Facebook


    Youtube


    Instagram

    Follow us :

  • Kemenag dan Kemenhaj Saudi Cek Kesiapan Layanan Fast Track Haji di Bandara Surabaya dan Solo

    Kemenag dan Kemenhaj Saudi Cek Kesiapan Layanan Fast Track Haji di Bandara Surabaya dan Solo

    Jakarta I Kementerian Agama bersama Kementerkan Haji dan Umrah meninjau kesiapan layanan fast track (Macca Road) bagi jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Juanda, Surabaya dan Bandara Adi Soemarmo, Solo. Pengecekan ini dilakukan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Bidang Ziarah Arab Saudi, Muhammad Abdurrahman Al-Bijawi bersama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Hilman Latief.

    Pengecekan kesiapan di Bandara Juanda dilakukan pada 27 Februari 2024. Sementara pengecekan di Bandara Adi Soemarmo berlangsung hari ini.

    Hadir mendampingi tim delegasi, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, Direktur Luar Negeri Subhan Khalid, Direktorat Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Ramadhan Harisman, Kemenhub dan pihak Angkasa Pura Bandara Juanda.

    Layanan fast track dalam beberapa tahun terakhir baru diterapkan bagi jemaah haji yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Tahun ini, layanan tersebut sedang diusulkan untuk juga diterapkan di Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Adi Soemarmo, Solo.

    “Kami kemarin meninjau kesiapan Bandara Juanda Surabaya untuk menerapkan layanan fast track. Hari ini kami giliran meninjau Bandara Adi Seomarmo, Solo. Hasil pemeriksaan di lapangan ini akan dibahas dalan rapat berikutnya ke level lebih atas. Tim Saudi yang sekarang meninjau akan memberikan rekomendasi sesuai temuan di lapangan. Kita harap hasilnya positif,” ungkap Hilman usai ikut memantau kesiapan fast track di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/2/2024).

    “Alhamdulillah kunjungan ke Surabaya dan Solo dihadiri seluruh jajaran yang menjadi mitra kita, seperti otoritas bandara, AP (Angkasa Pura) I, dan Kemenhub. Bersama delegasi Saudi, kita melakukan observasi penelaahan kemungkinan untuk tempat yang paling pas dan nyaman bagi jamaah,” sambungnya.

    Hilman menjelaskan, bahwa ada beberapa alternatif dan skema yang ditawarkan untuk penerapan fast track ini. Nantinya, akan diputuskan melalui rapat selanjutnya, setelah melakukan kajian lebih detil lagi.

    Rencana pembukaan layanan fast track ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai bertemu dengan Direktur Jenderal Bidang Paspor Kementerian Imigrasi Saudi Sulaiman bin Abdul Aziz di Jeddah, Arab Saudi pada Januari 2024. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (SISKOHAT), jumlah jemaah asal yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya (SUB) dan Solo (SOC), masing-masing melayani 39.226 dan 35.886 jemaah. Artinya, jika usulan ini disetujui otoritas Arab Saudi, ada 75.112 jemaah yang akan mendapat layanan fast track. Jika dijumlah dengan 53.353 orang yang mendapat layanan fast track di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, maka akumulasinya mencapai 128.465 atau lebih dari 50% total kuota jemaah haji Indonesia.

    Hilman menjelaskan, layanan fast track ini penting karena memudahkan jemaah haji dalam proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor. Sebab, prosesnya sudah dilaksanakan di bandara asal.

    “Dengan fast track atau Macca Road, jemaah akan mendapatkan layanan keimigrasian Saudi, yang dilaksanakan di Tanah Air. Sehingga begitu jemaah datang di tanah suci, sudah tidak lagi diperiksa apa-apa tinggal naik bus dan langsung ke hotel,” ucapnya.

    Tahapan imigrasi yang sudah dilakukan di Indonesia membuat jemaah tidak perlu antre lagi di imigrasi bandara tujuan. Fast Track hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai satu jam, dibandingkan layanan biasa yang membutuhkan waktu sekitar satu sampai tiga jam.

    Hilman pun berharap, proses penerapan fast track di Surabaya dan Solo ini bisa mendapat persetujuan Saudi dan nantinya berjalan baik. “Alhamdulillah kita mendapat perhatian dari pimpinan kita, dan saya ucapkan terima kasih, dan tentunya terima kasih juga kepada pimpinan di Saudi Arabia yang memiliki perhatian yang sama,” tandasnya. (bay)

    Humas

  • PT AKMALUSYA FIQOH ( ALFIQ TOUR ) Mendapatkan Penghargaan  Sebagai Mitra Pengumpulan BAZNAS Terbaik 2024 Oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI)

    PT AKMALUSYA FIQOH ( ALFIQ TOUR ) Mendapatkan Penghargaan  Sebagai Mitra Pengumpulan BAZNAS Terbaik 2024 Oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI)

    .Jakarta I Penobatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan secara langsung oleh Ketua Baznas RI Noor Achmad di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat. Pada kamis (29/02/2024)

    Endang Ruhiyat yang mewakili  Direktur PT Akmalusya fiqoh H Engkus Kusnadi  mengatakan bahwa penghargaan yang diterimanya ini justru menjadi pemicu serta pengingat agar Perusahaan penyelenggara ibadah haji dan umroh  bersama Baznas harus lebih memperhatikan kesejahteraan  masyarakat dan dengan berbagai pemberdayaan “Masih banyak masyarakat kita yang berada di bawah garis kemiskinan dan tidk produktif , untuk itu  kewajiban kita sebagai pelaku usaha untuk bersinergi bersama Baznas,” ucap Endang  melalui siaran persnya,

    Endang juga berharap untuk memaksimalkan wakaf untuk pemberdayaan ekonomi. “Nah harapannya ke depan untuk lebih tidak memprioritaskan dana zakat dan juga infaq, tetapi juga wakaf “Kita ingin wakafnya dibesarkan kemudian untuk bisa dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui wakaf produktif kepada para masyarakat yang berhak mendapat dana,” ,” tambahnya lagi.

    Dalam sambutannya Ketua Baznas Indonesia Noor Achmad menyampaikan pencapaian Baznas pada tahun 2023. “Alhamdulillah setiap tahun tidak kurang kenaikan Zakat Infak Sedekah (ZIS) itu 30 persen. Tahun kemarin alhamdulillah sudah mengumpulkan Rp33 miliar yang sudah dicapai BAZNAS dan LAZ se-Indonesia. Kita targetkan tahun ini Rp41 triliun untuk BAZNAS dan LAZ se-Indonesia,” kata Noor.

    Ia juga menyampaikan agenda kemanusiaan yang telah dilakukan Baznas pada 2023. Di antaranya, yaitu menjalin aliansi strategis secara lintas negara dalam membela kemanusiaan di Gaza dan Palestina

    Noor menyampaikan, apa yang dicapai Baznas kali ini merupakan hasil kerja keras dari penyelenggara Baznas di tiap daerah.

    “Kita semuanya mempunya konsentrasi baik untuk saudara – saudara kita yang mendapatkan musibah di Indonesia maupun yang di Internasional,” ujar Noor.

  • Tahap I Ditutup, 200.601 Jemaah Lunasi Biaya Haji 1445 H/2024 M

    Tahap I Ditutup, 200.601 Jemaah Lunasi Biaya Haji 1445 H/2024 M

    Siaran Pers
    Kementerian Agama

    Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) jemaah reguler 1445 H/2024 M tahap I ditutup hari ini. Juru Bicara (Jubir) Kementerian Agama Anna Hasbie mengatakan, progress pelunasan sudah mencapai 94,03 %.

    “Pelunasan Bipih jemaah haji reguler tahap I ditutup sore ini. Total sudah ada 200.601 jemaah yang melunasi biaya haji,” terang Anna Hasbie di Jakarta, Jumat (23/2/2024).

    Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah. Indonesia kemudian mendapat tambahan sebesar 20.000 kuota sehingga jumlahnya menjadi 241.000 jemaah. Kuota ini terbagi menjadi 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.

    Jemaah haji reguler yang sudah melunasi, terdiri atas: 161.567 orang yang memang berhak lunas biaya haji tahun ini, 4.500 jemaah yang masuk kuota lanjut usia prioritas, 238 petugas haji daerah (PHD), dan 1 pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah. “Selain itu, ada 34.295 jemaah yang sudah melunasi dengan status cadangan,” sambungnya.

    Lima provinsi dengan jemaah terbanyak yang sudah melunasi adalah Jawa Barat (30.689), Jawa Timur (27.418), Jawa Tengah (25.042), Banten (7.591), dan Sumatera Utara (6.352). Adapun lima provinsi dengan jemaah terbanyak yang belum melunasi adalah Jawa Barat (5.636), Jawa Timur (5.613), Jawa Tengah (3.468), DKI Jakarta (1.780), dan Sumatera Utara (1.463).

    “Masih terdapat sisa kuota, sehingga dibuka pelunasan tahap II pada 13 – 26 Maret 2024,” sebut Anna Hasbie.

    Menurut Anna Hasbie, pelunasan tahap II akan diperuntukkan bagi empat kategori, yaitu: 1) jemaah yang belum melakukan pelunasan biaya haji pada tahap I karena mengalami gagal sistem; 2) pendamping jemaah haji lanjut usia; 3) Jemaah haji penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua yang terpisah; 4) pendamping jemaah haji penyandang disabilitas

    “Input data usulan jemaah yang akan melunasi pada tahap II oleh Petugas Kementerian Agama Kabupaten/Kota masih terus berlangsung. Batas akhir input data pengajuan pendampingan lansia, penggabungan mahram, dan pendamping penyandang disabilitas akan berakhir pada 7 Maret 2024,” tandas Anna.

    Humas