Penulis: Ubay Rista

  • ALFIQ TOUR Biro Perjalanan Umroh & Haji Menggelar Acara Manasik Umroh Periode 12 & 13 Agustus 2024 Dengan Tertib & Khidmat.

    ALFIQ TOUR Biro Perjalanan Umroh & Haji Menggelar Acara Manasik Umroh Periode 12 & 13 Agustus 2024 Dengan Tertib & Khidmat.

    Bogor I Alfiqtour.com-PT AKMALUSYA FIQOH ( ALFIQ TOUR )  menggelar acara manasik umroh “New Session “ di KINASIH RESORT & CONFERENCE Jl. Cimpaeun Tapos Kota Depok berkalan tertib dan khidmad, Minggu, (28/07/2024).

     Sebanyak 115 Jamaah  periode keberangkatan 12 & 13 Agustus 2024 dari berbagai daerah berkumpul di Gedung Kinasih untuk melaksanakan bimbingan manasik dan peragaan tatacaranya.

    Dalam sambutannya H Engkus Kusnadi selaku Direktur PT AKMALAUSYA FIQOH menyampaikan “Alfiq Tour & Travel adalah Biro perjalanan umroh terbaik yang berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkualitas dan memuaskan bagi para jamaah. Dengan pengalaman dan keahlian yang luas kami bertujuan untuk menjadi mitra travel umroh terbaik dan haji plus terpercaya bagi mereka yang ingin menjalankan ibadah haji dan umrah dengan nyaman, aman, dan penuh kenangan berharga. InsyaAllah kami melayani dengan hati Tamu tamuNYA Allah SWT

    Pada kesempatan Bersamaan H Ahmad Apandi sebagai pemateri bimbingan manasik berpesan kepada para calon jamaah untuk memperhatikan acara ini karna penting sekali sebagai barometer kualitas ibadah kita”ucapnya” beliau menambahkan apa saja sih tahapan tahapannya :

    JANGAN LEWATKAN : TEMUKAN PAKET UMROH HEMAT BERSAMA ALFIQ TOUR

    LIHAT JUGA : ACARA MANASIK UMROH LIVE


    1. Persiapan Umroh

    Diantara persiapan umroh, tata cara umroh yang pertama dilakukan adalah membersihan diri dari kotoran dan najis, yakni:

    • Mandi junub (mandi besar),
    • Menggunakan wewangian terbaik,
    • Memotong kuku,
    • Menipiskan kumis,
    • Mencukur bulu ketiak juga bulu kemaluan, dan
    • Mengenakan pakaian ihram baik untuk laki-laki mau pun perempuan.
      1. Pakaian ihram bagi laki-laki berupa dua lembar kain lebar untuk menutupi pundak dan bagian bawah panggul seperti layaknya sarung. Laki-laki dilarang mengenakan pakaian yang membentuk lekuk tubuh, termasuk pakian dalam.
      1. Sedangkan pakaian untuk perempuan memakai pakaian yang telah disyari’atkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun, tidak dibolehkan memakai cadar/ niqab juga sarung tangan. Hal ini telah dicontohkan istri nabi salallahu’alayhi wa sallam, yaitu A’isyah radyallahu anhuma yang tidak mengenakan cadar, tetapi sesekali menutup keseluruhan kepalanya jika ada lelaki yang memperhatikannya.

    2. Berniat Ihram dari Miqot

    Tata cara umroh kedua ialah Miqot, merupakan tempat yang ditentukan Rasulullah salallahu‘alayhi wa sallam untuk jamaah berucap ihram pertama, bagi yang punya niatan haji atau umroh.

    Namun, miqot jamaah letaknya berbeda-beda, tergantung dari mana datangnya jamaah tersebut, diantaranya sebagai berikut:

    • Jika jamaah datang dari arah Madinah, maka wajib berniat ihram di Dzulhulaifah atau yang dikenal dengan Bir ‘Ali.
    • Jika jamaah datang dari Syam, seperti Palestina, Lebanon, Yordania dan lainnya, maka miqotnya di Al Juhfah.
    • Jika jamaah datang dari arah Riyadh dan sekitarnya, maka miqotnya di Qornul Manazil (As Sailul Kabiir).
    • Sedangkan yang datang dari selatan, atau dari arah Yaman, miqotnya di Yalamlam (As Sa’diyah).
    • Yang ke-5 jika jamaah datang dari Irak, miqotnya di Dzatu ‘Irq (Adh Dhoribah).

    Itulah lima tempat miqot yang telah ditetapkan Rasulullah. Jika ada yang melewati miqot tanpa beihram (dengan sengaja), wajib kembali lagi dan berihram dari tempat tersebut. Jika tidak, maka baginya damm (denda) dengan menyembelih satu ekor kambing dan disalurkan pada orang-orang miskin di Mekkah.

    Lafadz niat ihram

    “labbaik ‘umroh”, yang artinya aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umroh.

    3. Menuju ke Mekkah

    Setelah mengucap talbiah umroh di miqot seperti pada poin di atas, dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Mekkah:

    لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك

    “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”.

    Artinya: Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.

    4. Mulai Aktifitas di Masjidil Haram (Thawaf)

    Sesampainya di Makkah, ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan beserta dengan doanya, seperti berikut ini:

    Setelah memasuki Masjidil Haram, jamaah bisa ke Hajar Aswad

    Sambil menghadap ke Hajar Aswad sambil membaca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya.

    Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad, atau dengan isyarat dengan tangan dari jauh, tanpa menciumnya.

    Thawaf

    Rangkaian aktifitas thawaf umroh tersebut dilakukan 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Saat proses tersebut, juga disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

    Rukun Yamani

    Disunnahkan pula mengusap Rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

    Ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca:

    رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    “Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar”

    Artinya: Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka. (QS. Al Baqarah: 201)

    5. Menuju Maqam Ibrahim

    Usai melakukan thawaf, jamaah bisa langsung menghampiri Maqam Ibrahim.

    Setelah thawaf, jamaah diperintahkan menutup kedua pundaknya dengan kain ihram, sambil menuju ke Maqam Ibrahim. Maqam Ibrahim bukan merupakan kuburan, tetapi merupakan tempat berdiri Nabi Ibrahim ‘alaihis salam ketika membangun Ka’bah.

    Saat di jalan menuju ke Maqam Ibrahim, jamaah disunatkan membaca:

    وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

    “Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla”

    Artinya: Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat (QS. Al Baqarah: 125).

    Shalat sunnah di maqam Ibrahim

    Sesampainya di Maqam Ibrahim, jamaah diperintahkan untuk sholat sunnah thawaf 2 raka’at di belakang Maqam Ibrahim. Saat mengerjakan sholat tersebut, raka’at pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.

    Tuntunan membaca surat ini dijelaskan dalam hadist sahih, dari sholat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu yaitu:

    “Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam menjadikan Maqom Ibrahim antara dirinya dan Ka’bah, lalu beliau laksanakan sholat dua raka’at. Dalam dua raka’at tersebut, beliau membaca Qulhuwallahu ahad (surat Al Ikhlas) dan Qul yaa-ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun).“

    Minum air zam-zam

    Setelah jamaah sholat, disunnahkan minum air zam-zam yang disediakan di sana, lalu kembali ke Hajar Aswad dengan bertakbir dan mengusapnya juga menciumnya kembali.

    6. Sa’i Umroh

    Aktivitas Sa’i

    Tempat selanjutnya yang harus dikunjungi ialah Bukit Shafa dan Marwa, untuk melakukan sa’i. Sa’i merupakan berlari-lari kecil antara kedua bukit tersebut. Saat di Bukit Shafa, jamaah diperintahkan untuk naik ke atas bukit, lalu menghadap Ka’bah dari atas.

    Bacaan Sa’i

    Saat melihat Ka’bah, Rasulullah salallahu’alayhi wa sallam mencontohkan membaca:

    اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ  , اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ  , اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ 

    لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

    Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x). Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

    Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”

    Apa yang jamaah kerjakan di Bukit Shafa, maka disunnahkan pula dikerjakan di Bukit Marwa, setelah jamaah berlari kecil antara dua bukit tersebut.

    7.    Bertahalul

     

    Setelah sa’i, tata cara umroh selanjutnya ialah para jamaah diperintahkan bertahallul. Tahalul merupakan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

    Tahalul menjadi ritual penutup ibadah umroh. Oleh karenanya, jamaah diperbolehkan kembali mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram.

    Demikian panduan umroh yang dirangkum alfiqtour.com. Semoga bisa membantu Anda dalam menjalankan tata cara umroh sesuai dengan sunnah.

  • Sambut Petugas Haji, Jemaah: Kami Menyambut Pejuang Luar Biasa

    Sambut Petugas Haji, Jemaah: Kami Menyambut Pejuang Luar Biasa

    Jakarta | Ada yang berbeda di area Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Lantunan Salawat Thala’al Badru ‘Alaina menggema ketika para petugas haji Indonesia keluar dari pintu kedatangan bandara.

    Salawat itu dilantunkan puluhan jemaah haji asal Banten sebagai bentuk sambutan kepada para petugas haji yang baru saja tiba dari Tanah Suci. Sebagian jemaah juga tampak mengalungkan dan memberikan bunga.

    Spanduk selamat datang pun terbentang, sebagai ungkapan terima kasih jemaah kepada para petugas. “Kami datang ke sini dalam rangka menyambut pejuang-pejuang, para petugas haji yang sangat luar biasa. Mereka berkorban segalanya, tidak kenal lelah, tidak kenal waktu, untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah Indonesia,” ucap Kholilah Ujang, salah satu jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang 29 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 29) asal Lebak, Selasa (16/7/2024).

    Kholilah mengungkapkan, beberapa jemaah sepakat ingin menyambut petugas sejak mereka masih berada di Tanah Suci. Menurutnya, layanan yang diberikan petugas, sangat luar biasa bagi jemaah. Itulah yang membuatnya suka rela datang ke bandara untuk menyambut para petugas.

    “Alhamdulilah semuanya mendapat pelayanan luar biasa, mulai dari Makkah, Madinah, dan juga Armuzna. Terutama kebijakan murur yang alhamdulillah membantu kelancaran pelaksanaan puncak haji. Itu adalah keberhasilan yang luar biasa. Semoga kedepan bisa diperbaiki dan ditingkatkan lagi yang sudah baik, bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

    Ia pun mengapresiasi kesigapan para petugas haji. Menurut Kholilah, hal tersebut merupakan salah satu keberhasilan Kemenag dalam membina, membekali para calon petugas, sehingga dapat diberikan mandat dan amanah yang dijalankan sebagaimana mestinya.

    “Makanya kami datang ke sini dengan suka rela, ikhlas, dan kami memang dari semenjak di Makkah kami sudah berniat dan siap untuk menyambut kedatangan para petugas ini,” ucapnya.

    “Tahun ini adalah tahun terbanyak yang melaksanakan ibadah haji. Jadi otomatis akan ekstra baik dari segi tenaga, pikiran, dan segalanya. Alhamdulillah mereka terlihat lebih sigap dan terlihat lebih ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada tamu-tamu Allah,” lanjutnya.

    Direktur Bina Haji dan Umrah Arsad Hidayat mengatakan, ada 463 anggota Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah yang pulang ke Tanah Air seiring dengan berakhirnya operasional pelayanan haji di kota kelahiran Nabi. “Mereka sudah melaksanakan tugasnya di Makkah selama 60 hari dan jemaah sudah lebih dulu meninggalkan Makkah. Sekarang pelayanan sudah terkonsentrasi di Madinah,” ucapnya.

    Arsad mengatakan saat ini masih ada 500-an petugas yang tengah melayani jemaah di Tanah Suci, PPIH Daker Madinah dan PPIH Daker Bandara. Mereka akan dipulangkan pada 23 Juli 2024, usai seluruh jemaah haji tiba di Indoensia.

    “Insya Allah mereka menyusul setelah semua jemaah dipulangkan ke Tanah Air, baru tanggal 23 Juli mereka akan dipulangkan dari Arab Saudi. Untuk jemaah terakhir tanggal 22 Juli terakhir,” jelas Arsad.

    Arsad mengaku kaget dan haru saat melihat banyak jemaah yang menyambut di bandara. Menurutnya, ini apresiasi luar biasa bagi petugas haji. “Ini luar biasa. Biasanya petugas yang menyambut jemaah haji. Ini sebaliknya, jemaah yang menyambut petugas,” ucapnya.

    Menurut dia, penyambutan ini merupakan inisiatif dari beberapa kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah yang merasa berutang budi kepada para petugas yang melayani mereka selama di Arab Saudi. Sehingga, mereka ingin menyambut kedatangan para petugas.

    “Mereka langsung membacakan Salawat Thala’al Badru ‘Alaina, itu kan biasa disampaikan ketika ada para pejuang yang baru kembali dari medan laga dan itu bentuk apresiasi dan bentuk penghormatan mereka kepada para petugas yang melayani selama di Arab Saudi. Saya kira ini luar biasa,” jelasnya.

    Ia pun berterima kasih atas penyambutan yang dilakukan jemaah secara suka rela ini. Menurutnya, ini merupakan bentuk penghargaan dan bukti kalau petugas memang melayani dengan baik.

    Humas

  • Fase Pemulangan, 81 Ribu Lebih Jemaah Haji Tiba di Tanah Air

    Fase Pemulangan, 81 Ribu Lebih Jemaah Haji Tiba di Tanah Air

    Jakarta I Hingga tanggal 2 Juli 2024 pukul 21.00 WAS. Jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 81.129 orang tergabung dalam 206 kelompok terbang.

    Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, selama proses pemulangan jemaah gelombang pertama ke Tanah Air, seluruh proses layanan jemaah di Makkah tetap berjalan.

    “Untuk pelayanan kesehatan, hingga tanggal 2 Juli 2024 jemaah yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Madinah berjumlah 11 orang dan di rumah sakit Arab Saudi 22 orang,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

    “Total jemaah haji sakit yang telah ditanazulkan berjumlah 6 orang,” sebut Widi, Rabu (3/7/2024).

    “Petugas secara reguler melakukan visitasi kepada jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi,” sambungnya

    Ia menjelaskan, untuk pelayanan konsumsi, secara reguler petugas melakukan pemantauan/pengawasan proses produksi dapur katering yang melayani konsumsi jemaah haji.

    “Hal ini dilakukan semata untuk memastikan katering yang dikonsumsi terjamin kualitasnya,” katanya.

    “Hingga kemarin, PPIH telah mendistribusikan 16.242.017 boks makanan kepada jemaah haji Indonesia,” ungkapnya.

    Ia melanjutkan, untuk layanan trasportasi bus shalawat yang mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya masih terus berlangsung.

    “Namun seiring dengan berkurangnya jemaah di Makkah karena pulang ke Tanah Air dan didorong ke Madinah, maka secara bertahap jumlah bus yang melayani jemaah dilakukan penyesuaian,” ujar dia.

    PPIH, tuturnya, kembali mengimbau jemaah haji Indonesia untuk tetap menjaga kesehatan tubuh selama di Kota Madinah dengan makan tepat waktu, minum obat teratur sesuai anjuran dokter, menjaga hidrasi tubuh dengan minum yang cukup.

    “Manfaatkan mmentum terbaik selama di Makkah dan Madinah dengan memperbanyak ibadah dengan zikir dan membaca Al-Qur’an dan amalan-amalan ibadah lainnya,” pungkasnya.

    Hari ini, Rabu, 3 Juli 2024 terdapat 16 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 6.390 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:
    1) Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
    2) Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter;
    3) Debarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
    4) Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 kloter;
    5) Debarkasi Jakarta pondok gede (JKG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
    6) Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
    7) Debarkasi Jakarta bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 kloter;
    8) Debarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 kloter;
    9) Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.

  • Jakarta (Kemenag) — Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 segera dibuka. Periode pendaftaran akan berlangsung pada 3 – 13 Juli 2024.

    Jakarta (Kemenag) — Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 segera dibuka. Periode pendaftaran akan berlangsung pada 3 – 13 Juli 2024.

    “Alhamdulillah, pendaftaran PBSB secara online dibuka mulai 3 Juli 2024. PBSB ini peluang bagi para santri di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami mengundang para santri untuk mengambil kesempatan dan mendaftarkan diri dengan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan,” terang Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag, Waryono Abdul Ghofur, di Jakarta, Selasa (2/7/2024).

    Dikatakan Waryono, banyak peluang bagi santri untuk mendapatkan beasiswa. Tahun ini, PBSB dibuka pada pilihan 35 perguruan tinggi mitra dan 97 program studi melalui skema pemanfaatan Dana Abadi Pesantren (DAP).

    Kuota beasiswa bagi santri tahun ini ditargetkan 1.000 santri untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata satu (S1), Strata dua (S2), dan Strata tiga (S3). Proses pendaftaran beasiswa dapat dilakukan melalui aplikasi Pusaka Kementerian Agama atau melalui laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/pbsb

    Pilihan program studi yang ditawarkan dan dapat dipilih oleh santri di antaranya mulai dari rumpun keilmuan Keagamaan, Manajemen, Pendidikan, Sains dan Teknologi, Kedokteran, Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial Humaniora.

    PBSB 2024 merupakan program beasiswa yang masuk tahun kedua atas kerja sama Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Kolaborasi ini berupa pengelolaan dan pendanaan beasiswa gelar yang bersumber dari Dana Abadi Pesantren (DAP) bagi santri lulusan Pondok Pesantren, Dayah, Surau, Meunasah, atau sebutan lain yang setara.

    “PBSB ini dirancang untuk memberikan peluang yang lebih luas bagi lulusan satuan pendidikan yang terintegrasi dengan Pesantren, dalam rangka mengembangkan minat bakat dan penguasaan disiplin keilmuan serta dalam rangka pengabdian kepada Pesantren,” terang Waryono.

    Simak info jadwal dan persyaratan sebagai berikut:

    Jadwal Pelaksanaan

    1. Periode Pendaftaran PBSB Online: 3 – 13 Juli 2024
    2. Seleksi Tahap 1 (Seleksi Administrasi): 3 – 15 Juli 2024
    3. Pengumuman Kelayakan Mengikuti Seleksi Tahap 2 (Tes Berbasis Elektronik): 17 Juli 2024
    4. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tes Berbasis Elektronik: 18 Juli 2024

    5. Pelaksanaan Seleksi Tahap 2 (Tes Berbasis Elektronik): 20 Juli 2024
    6. Pengumuman Kelayakan Mengikuti Seleksi PBSB Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 24 Juli 2024
    7. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Seleksi PBSB Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 26 Juli 2024
    8. Periode Pelaksanaan Seleksi Tahap 3 (Tes Wawancara/Tes Lisan Online): 28 – 31 Juli 2024 (Menyesuaikan Jumlah Peserta)

    9. Pengumuman Kelulusan PBSB 2023: 7 Agustus 2024
    10. Pendaftaran Ulang Pada Perguruan Tinggi Mitra PBSB: Sesuai kalender akademik PTM masing-masing
    11. Masa Perkuliahan Pada Perguruan Tinggi Mitra PBSB: Sesuai kalender akademik PTM masing-masing
    12. Pencairan dan Penyaluran Dana PBSB: September – Oktober 2024

    Persyaratan Umum

    1. Santri Warga Negara Indonesia.
    2. Santri asal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama, dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
    3. Santri asal dari Satuan Pendidikan PDF/SPM/PKPPS/Ma’had Aly dan/atau MAS/MAN/SMA/SMK yang diselenggarakan dan/atau terintegrasi dan/atau berada di lingkungan Pesantren dan/atau menjadi bagian dari Pesantren.

    4. Santri mukim minimal 3 (tiga) tahun berturut-turut, dibuktikan dengan Surat Keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan Pesantren.
    5. Memiliki akhlaq terpuji dan layak mengikuti seleksi PBSB direkomendasikan oleh Pimpinan Pesantren dibuktikan dengan Surat Rekomendasi dari Pimpinan Pesantren Asal Santri.
    6. Memiliki kemampuan berbahasa Arab.

    7. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
    8. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
    9. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme serta integritas.
    10. Memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan nilai raport 1 (satu) tahun terakhir, piagam atau sertifikat.

    Kelengkapan Dokumen Persyaratan

    A. Jalur Reguler

    1. Pilihan Program Sarjana (S1):

    a. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4;
    b. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Jika santri belum memiliki KTP, dapat digantikan dengan Scan Akte Kelahiran;
    d. Scan Kartu Keluarga;
    e. Scan Asli Raport Halaman Identitas Santri dan Halaman Nilai 1 (satu) Tahun Terakhir;

    f. Scan Asli Salinan Ijazah Telah Dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus SPM/PDF/PKPPS/MAS/MAN/SMA/SMK;
    g. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada);
    h. Scan Asli Surat Keterangan Mukim ditandatangani oleh pimpinan Pesantren
    i. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren;
    j. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;

    k. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.
    l. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah;
    m. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

    2. Pilihan Program Magister (S2):

    a. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4;
    b. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Scan Akte Kelahiran;
    d. Scan Kartu Keluarga;
    e. Scan Asli Salinan Ijazah S1 dan sederajat telah dilegalisir;

    f. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S1 dan sederajat telah dilegalisir;
    g. Proposal rencana penelitian untuk tesis;
    h. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja;
    i. Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada);
    j. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada);

    k. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal pendaftar ditandatangani oleh pimpinan Pesantren;
    l. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;
    m. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;
    n. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah;
    o. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

    B. Jalur LOA

    1. Pilihan Program Sarjana (S1):

    a. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4;
    b. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Jika santri belum memiliki KTP, bisa digantikan dengan Scan Akte Kelahiran;
    d. Scan Kartu Keluarga;
    e. Scan Asli Raport Halaman Identitas Santri dan Halaman Nilai 1 (satu) Tahun Terakhir;

    f. Scan Asli Salinan Ijazah Yang Telah Dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus SPM/PDF/PKPPS/MAS/MAN/SMA/SMK;
    g. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada);
    h. Scan Asli LOA Unconditional/Surat yang menyatakan dan menerangkan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat pada PTM;
    i. Scan Asli Surat Keterangan Mukim ditandatangani oleh pimpinan Pesantren;
    j. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren;

    k. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;
    l. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;
    m. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah;
    n. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

    2. Pilihan Program Magister (S2):

    a. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4;
    b. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Scan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir;
    d. Scan Kartu Keluarga
    e. Paspor (Jika ada) bagi pendaftar Program Double Degree dan Pilihan Studi S2 di Universitas Yordania;

    f. Sertifikat Bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) bagi pendaftar bagi pendaftar Program Double Degree dan Pilihan Studi S2 di Universitas Yordania (Jika ada);
    g. Scan Asli Salinan Ijazah S1 dan sederajat telah dilegalisir;
    h. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S1 dan sederajat telah dilegalisir;
    i. Proposal rencana penelitian untuk tesis;
    j. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja;Booklet PBSB Tahun 2024

    k. Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada);
    l. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada);
    m. Scan Asli LOA Unconditional/Surat yang menyatakan dan menerangkan bahwa pendaftar telah diterima tanpa syarat pada PTM;
    n. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal santri ditandatangani oleh pimpinan Pesantren;
    o. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan;

    p. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan
    q. Scan Asli Surat Keterangan Santri Mampu Membaca dan Memahami Kitab Fathul Qarib Bagi Pendaftar pada Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah;
    r. Scan Asli Surat Pernyataan Bersedia Mematuhi Peraturan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan.

    3. Pilihan Program Doktoral (S3):

    a. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4;
    b. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Scan Akte Kelahiran;
    d. Scan Kartu Keluarga;
    e. Scan Asli Salinan Ijazah S2 dan sederajat telah dilegalisir;

    f. Scan Asli Salinan Transkrip nilai jenjang S2 dan sederajat telah dilegalisir;
    g. Proposal rencana penelitian untuk disertasi;
    h. Scan Asli Surat Izin dari pimpinan Pesantren atau guru besar atau dosen atau atasan langsung bagi yang sudah bekerja;
    i. Daftar publikasi karya ilmiah telah diterbitkan (jika ada);
    j. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada);

    k. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal pendaftar ditandatangani oleh pimpinan Pesantren (format terlampir);
    l. Scan Asli Surat Pernyataan Kebenaran Data dan Dokumen bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir);
    m. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen Calon Mahasantri PBSB bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan santri bersangkutan (format terlampir).

  • PPIH Ingatkan Jemaah Patuhi Larangan Berfoto dengan Simbol dan Bendera di Masjid Nabawi

    PPIH Ingatkan Jemaah Patuhi Larangan Berfoto dengan Simbol dan Bendera di Masjid Nabawi

    Jakarta I Alfiqtour – Hingga tanggal 3 Juli 2024 pukul 21.00 WAS, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 87.098 orang tergabung dalam 221 kelompok terbang. Jemaah haji Gelombang II yang diberangkatkan ke Madinah dari Makkah berjumlah 6.676 tergabung dalam 17 kloter.

    Hari ini, fase pemulangan jemaah haji Indonesia Gelombang I ke Tanah Air berakhir. Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 42 Embarkasi Solo (SOC 42) dengan jumlah jemaah sebanyak 360 orang menjadi rombongan terakhir yang diterbangkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pukul 01.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

    Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang I berlangsung sejak 22 Juni 2024 hingga 4 Juli 2024. “Total ada 88.936 jemaah haji Indonesia tergabung dalam 229 kloter yang pulang ke Tanah Air. Pada fase ini, sebanyak 183 kloter terbang dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dan 46 kloter berangkat dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Kamis (04/07/2024).

    Widi menambahkan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak melakukan aktivitas pengambilan gambar atau berfoto menggunakan simbol-simbol atau bendera kelompok dengan latar makam Rasulullah dan di area Masjid Nabawi lainnya.

    “Otoritas Saudi akan melakukan tindakan tegas bagi jemaah yang melanggar ketentuan dan larangan yang ditetapkan,” tandasnya.

    “Kepada ketua kloter, perangkat kloter serta para Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), agar terus memberikan edukasi kepada jemaahnya perihal ketentuan-ketentuan atau larangan-larangan yang ditetapkan otoritas Pemerintah Saudi selama di Kota Madinah,” samnbungnya.

    “Selama di Madinah, khususnya di Masjid Nabawi jemaah agar fokus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk beribadah dan memperbanyak amalan-amalan ibadah lainnya,” pesannya.

    Ia menjelaskan, sejalan dengan berakhirnya pemulangan fase pertama, proses pemulangan jemaah haji Gelombang II dari Bandara AMAA Madinah dimulai. Fase ini akan berlangsung dari 4 – 23 Juli 2024. Total ada 324 kloter jemaah haji Indonesia Gelombang II yang akan pulang ke Tanah Air dari Madinah

    Hari ini, Rabu, 4 juli 2024 terdapat 18 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 7.252 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:
    1) Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 kloter;
    2) Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 kloter;
    3) Debarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
    4) Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 742 jemaah/2 kloter;
    5) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 833 jemaah/2 kloter;
    6) Debarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
    7) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;
    8) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 kloter;
    9) Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
    10) Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
    11) Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter;
    12) Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.

    (bay}

  • Jadwal Tasreh Tidak Bisa Diulang, PPIH Imbau Jemaah Utamakan Ziarah Raudhah

    Jadwal Tasreh Tidak Bisa Diulang, PPIH Imbau Jemaah Utamakan Ziarah Raudhah

    Siaran Pers
    Kementerian Agama RI

    Jakarta I Alfiq -Fase pemulangan jemaah haji, hingga tanggal 26 Juni 2024 pukul 21.00 WAS. Jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 36.835 orang tergabung dalam 93 kelompok terbang. Jemaah haji Indonesia yang wafat berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 08.05 WIB berjumlah 301 orang. Hari ini, 7.713 jemaah haji gelombang II yang tergabung dalam 20 kelompok terbang diberangkatkan ke Madinah.

    Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kata Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengimbau jemaah agar memprioritaskan ziarah Raudhah sebelum melakukan ziarah ke lokasi ziarah lainnya seperti ke Masjid Kuba, Jabal Uhud, dan sebagainya.

    “Utamakan ziarah ke Raudhah, karena jadwalnya sesuai tasreh yang telah diberikan Kementerian Haji dan Umrah Saudi, sehingga tidak bisa diulang. Kalau sudah terlewat, jemaah tidak punya kesempatan lagi. Petugas telah mengurus tasreh yang akan digunakan jemaah sebagai tiket masuk Raudhah,” kata Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Kamis (27/6/2024).

    Selain itu ia menjelaskan, kondisi hotel di Madinah berbeda dengan di Makkah. Kapasitas hotel di Madinah tidak sebanyak di Makkah. Satu hotel di Makkah bisa menampung hingga 20 ribu jemaah, sementara hotel-hotel di Madinah memiliki kapasitas tampung untuk 1.500 orang.

    “Kondisi tesebut perlu dipahami para jemaah, karena berdampak terhadap penempatan jemaah dan ada potensi kloter yang terpisah penempatannya,” ujar dia.

    Selain kapasitas hotel, lanjut Widi, hotel di Madinah memiliki lobi yang lebih kecil serta jumlah lift yang terbatas. Karenanya, jemaah diimbau agar mengatur waktu turun dan naik lift usai salat di Masjid Nabawi.

    “Selain itu, mengingat cuaca di Kota Madinah lebih panas dari Kota Makkah, jemaah agar melengkapi diri dengan alat pelindung diri seperti topi, kaca mata hitam dan semprotan air selagi bepergian atau ziarah,” ucapnya.

    Bila ingin beribadah di Masjid Nabawi, ia menambahkan, jemaah agar mencatat dan mengingat nama dan nomor hotel. Memberi tahu dan mencatat nomor kontak PPIH di hotel.

    “Tetap mengenakan identitas pengenal, terutama gelang jemaah, membawa paspor, visa dan identitas diri lainnya,” tuturnya.

    Hari ini, Kamis, 27 Juni 2024 terdapat 17 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 6.726 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:
    1) Debarkasi Makassar (upg) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
    2) Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter;
    3) Debarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/1 kloter;
    4) Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 kloter;
    5) Debarkasi Jakarta pondok gede (JKG) sebanyak 1.226 jemaah/3 kloter;
    6) Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 900 jemaah/2 kloter;
    7) Debarkasi Jakarta bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;
    8) Debarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 kloter.

    Humas

  • PENJELASAN GARUDA INDONESIA TERKAIT PENYESUAIAN JADWAL PENERBANGAN PADA FASE PEMULANGAN JEMAAH HAJI

    PENJELASAN GARUDA INDONESIA TERKAIT PENYESUAIAN JADWAL PENERBANGAN PADA FASE PEMULANGAN JEMAAH HAJI

    Jakarta Alfiqtour I Garuda Indonesia terus mengoptimalkan berbagai langkah mitigasi dalam menunjang kelancaran operasional penerbangan haji pada fase pemulangan ini melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait.

    Jakarta , 27 Juni 2024 – Sehubungan dengan informasi terkait dengan penyesuaian jadwal dan slot 46 kloter penerbangan pemulangan Jemaah Haji asal Indonesia yang disebabkan oleh keterbatasan slot di bandara Arab Saudi, dapat kami sampaikan bahwa Garuda Indonesia terus meningkatkan koordinasi intensif bersama berbagai stakeholder penerbangan Haji khususnya otoritas Bandara Arab Saudi dan Kementerian Agama untuk memastikan kelancaran operasional fase pemulangan Jemaah Haji 2024 khususnya terkait dengan langkah mitigasi dalam mengantisipasi adanya keterbatasan slot penerbangan di bandara Arab Saudi.

    Adapun komitmen tersebut turut diselaraskan dengan upaya untuk mengoptimalkan mitigasi termasuk penyediaan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku kepada seluruh Jemaah yang terdampak atas penyesuaian jadwal penerbangan pemulangan Jemaah ke Tanah Air dengan fokus utama untuk mengedepankan kenyamanan para Jemaah.

    Dapat kami sampaikan bahwa pada tahun ini Garuda Indonesia menerbangkan lebih dari 109.156 jemaah, dimana untuk menerbangkan para Jemaah tersebut termasuk untuk memulangkan para Jemaah ke Tanah Air diperlukan sekitar 586 kloter penerbangan.

    Kami memahami bahwa penerbangan haji merupakan operasional penerbangan yang kompleks, karena itu Garuda Indonesia telah melaksanakan koordinasi bersama stakeholders pelaksanaan haji jauh-jauh hari, dimana pada melalui koordinasi tersebut, otoritas bandara menyampaikan bahwa terdapat 68 slot penerbangan tidak dapat dipenuhi sesuai permintaan Garuda Indonesia mengingat adanya perubahan kebijakan pengaturan slot di bandara Arab Saudi.

    Berkenan dengan perubahan tersebut, Garuda Indonesia yang juga didukung oleh Kementerian Agama terus melaksanakan negosiasi bersama pihak GACA dan hingga kini terdapat penyesuaian jumlah slot yang harus disesuaikan turun menjadi sekitar 46 dari 68 slot penerbangan sebelumnya.

    Terkait dengan dampak dari penyesuaian jadwal tersebut Garuda Indonesia memastikan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk bertanggung jawab dengan menyiapkan fasilitas tambahan berupa akomodasi, meals dan transportasi yang seluruh biayanya akan ditanggung oleh Garuda Indonesia.

    Dapat kami pastikan bahwa hingga saat ini Garuda Indonesia terus melaksanakan diskusi dan komunikasi dengan stakeholders penerbangan Haji termasuk Kementerian Agama dan GACA untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan pemulangan Jemaah Haji ke Tanah Air hingga 21 Juli 2024 mendatang.

    Berkenaan dengan berbagai masukan dan sorotan yang disampaikan pemangku kepentingan terkait mengenai kelancaran operasional haji, kami tentunya akan terus melakukan berbagai improvement aspek operasional guna memastikan aspek ketepatan waktu layanan penerbangan haji senantiasa terjaga. Tidak dapat dipungkiri terdapat beberapa catatan krusial keterlambatan penerbangan pada keberangkatan sejumlah kloter menuju tanah air. Kami memohon maaf karena tidak memberikan jawaban dan tanggapan mengenai berita yang muncul di public dan media, karena kami berupaya untuk meminimalisir polemik berkepanjangan tersebut dan kami akan lebih memfokuskan diri dalam memastikan proses percepatan corective actions berjalan dengan lancar.

    Melalui kesempatan ini, kami turut menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah haji yang terdampak atas penyesuaian jadwal penerbangan pada fase pemulangan ini, termasuk kepada berbagai stakeholder layanan Haji utamanya Kementerian Agama RI. Kami berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran operasional penerbangan haji berjalan dengan maksimal khususnya dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan penerbangan.

    Informasi diatas dapat dikutip sebagai pernyataan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra

    PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk
    CORPORATE SECRETARY

    MEDIA CONTACT :
    CORPCOMM@GARUDA-INDONESIA.COM

  • Fase Mina Selesai, Jemaah Bersiap Tawaf Ifadhah

    Fase Mina Selesai, Jemaah Bersiap Tawaf Ifadhah

    Siaran Pers
    Kementerian Agama RI

    Hari ini, tanggal 13 Zulhijah 1445 Hijriah, jemaah yang mengambil Nafar Tsani melakukan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Sesuai jadwal lontar jumrah yang telah ditetapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), tanggal 13 Zulhijah jemaah melakukan lontar jumrah pada pukul 05.00 – 17.00 WAS.

    Sebelumnya, pada 12 Zulhijjah, jemaah yang mengambil pilihan Nafar Awal telah meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam dan kembali ke hotel masing-masing jemaah di Makkah.

    Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, setelah menyelesaikan fase mabit di Mina dan melontar jumrah, jemaah akan melakukan tawaf Ifadhah dan Sa’i sebagai rangkaian rukun haji.

    “PPIH mengimbau agar jemaah dapat memulihkan kondisi dan stamina fisik terlebih dahulu sebelum pelaksanaan tawaf Ifadhah dan ibadah lainnya,” kata Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Rabu (19/06/2024).

    Disampaikan Widi, Masjidil Haram saat ini juga kondisinya padat jemaah dari berbagai belahan dunia yang akan tawaf Ifadhah. Karenanya, kata dia, jemaah harus mempertimbangkan kondisi kepadatan Masjidil Haram saat akan tawaf Ifadhah.

    “Tidak perlu tergesa-gesa untuk langsung tawaf Ifadhah setelah dari Mina, dengan stamina prima fisik setelah istirahat, jemaah dapat menjalankan tawaf dan ibadah lainnya dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

    Ia menyampaikan, tawaf Ifadhah dilaksanakan setelah bus shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya kembali beroperasi. Bus shawalat kembali beroperasi pada 14 Zulhijah atau 20 Juni 2024 mulai pukul 00.30 Waktu Arab Saudi.

    “Selama tidak ada layanan bus shawalat, jemaah dapat menjalankan salat 5 waktu di masjid sekitar hotel sembari mempersiapkan diri untuk tawaf Ifadhah dan tawaf Wada,” ucapnya.

    “Bagi jemaah Nafar Tsani, sembari menunggu dijemput bus yang akan membawa ke hotelnya di Makkah dapat memanfaatkan kesempatan waktu di Mina untuk bersyukur kepada Allah atas segala rahmat yang telah diterima, sehingga dapat menyelesaikan mabit dan melontar jumrah dengan sempurna,” tutupnya.

    Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 13.17 WIB, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 165 orang.

  • 6 Bandara Sukses Layani Keberangkatan Calon Jemaah Haji, Ini 5 Fakta Menariknya

    6 Bandara Sukses Layani Keberangkatan Calon Jemaah Haji, Ini 5 Fakta Menariknya

    Siaran Pers
    14 Juni 2024
    02-PST/14/06/2024

    Jakarta – Sebanyak 13 bandara PT Angkasa Pura Indonesia telah selesai melayani keberangkatan 216.250 calon jemaah haji ke Tanah Suci pada tahun ini.

    Dari 13 bandara tersebut, sebanyak 6 bandara saat ini dikelola PT Angkasa Pura II yakni Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Minangkabau (Padang), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Bandara Kertajati (Majalengka).

    Pgs. SVP of Corporate Secretary AP II Cin Asmoro mengatakan keberangkatan calon jemaah haji berjalan dengan baik dan lancar didukung seluruh stakeholder.

    “Terima kasih atas dukungan Kementerian Agama dan Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder antara lain TNI, Polri, maskapai, ground handling, AirNav Indonesia dan seluruh masyarakat sehingga keberangkatan calon jemaah haji di 6 bandara berjalan dengan baik dan lancar.”

    “Total calon jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci melalui 6 bandara AP II tercatat sebanyak 95.255 calon jemaah haji,” ujar Cin Asmoro.

    Adapun pada fase keberangkatan jemaah calon haji tahun ini, terdapat 5 fakta menarik di 6 bandara AP II.

    Fakta-fakta menarik tersebut adalah:

    Fakta Pertama, pesawat yang digunakan untuk keberangkatan penerbangan haji di 6 bandara AP II adalah pesawat berbadan lebar (wide body), yakni Boeing 777-300 Extended Range (ER), Boeing 747-400 dan Airbus A330-300, yang dioperasikan oleh 2 maskapai yakni Garuda Indonesia dan Saudia.

    Tiga jenis pesawat itu selama fase keberangkatan digunakan untuk melayani keberangkatan 95.225 jemaah di dalam 231 kelompok terbang (kloter).

    “6 Bandara tersebut tentunya memiliki fasilitas dan infrastruktur serta personel yang memenuhi standar untuk mendukung operasional pesawat wide body,” ujar Cin Asmoro.

    Fakta Kedua, volume bagasi yang dibawa selama fase keberangkatan calon jemaah haji mencapai sekitar 1,74 juta kilogram.

    Cin Asmoro menuturkan berkat dukungan dari seluruh stakeholder, penanganan bagasi jemaah umrah dapat berjalan baik dan lancar.

    “Di Bandara Soekarno-Hatta, volume bagasi pada fase keberangkatan mencapai hampir 1 juta kilogram. Sejalan dengan ini, penanganan bagasi dilakukan sejak di asrama haji. Pemeriksaan keamanan bagasi dilakukan di asrama haji, lalu bagasi dibawa petugas haji ke Bandara Soekarno-Hatta lebih awal sekitar 4 – 5 jam sebelum keberangkatan,” jelas Cin Asmoro.

    Fakta Ketiga, sebanyak 6 bandara menyiagakan total 4.663 personel terdiri dari antara lain personel Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF), Aviation Security, Customer Service, Terminal Inspection Service, Digital Service, serta BKO TNI – Polri.

    “Personel tersebut bertugas selama kegiatan penerbangan haji, baik saat fase keberangkatan maupun kedatangan. Kami berharap personel yang ada dapat mendukung kelancaran penerbangan haji,” jelas Cin Asmoro.

    Fakta Keempat, terdapat fasilitas Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta sebagai jalur cepat keimigrasian Arab Saudi. Makkah Route merupakan layanan dari Arab Saudi, di mana proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta untuk mempermudah jemaah haji ketika tiba di Madinah atau Jeddah.

    “Terdapat 12 konter pada fasilitas Makkah Route sebagai jalur cepat keimigrasian Arab Saudi bagi para calon jemaah haji. Bandara Soekarno-Hatta sendiri merupakan bandara yang melayani keberangkatan terbanyak yakni mencapai 53.703 jemaah,” papar Cin Asmoro.

    Fakta Kelima, Angkutan Haji 2024 merupakan kali kedua Bandara Kertajati melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah haji.

    Pada fase keberangkatan tahun ini, calon jemaah yang berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Kertajati mencapai 13.068 calon jemaah.

    “Dibandingkan dengan bandara-bandara AP II lainnya, Bandara Kertajati tergolong baru dalam melayani penerbangan haji. Penerbangan haji di bandara ini secara perdana pada 2023 dan kemudian berlanjut pada 2024. Namun demikian, penerbangan haji di Bandara Kertajati berjalan dengan lancar dan baik berkat dukungan dari seluruh stakeholder,” jelas Cin Asmoro.

    Bandara Kertajati sendiri secara resmi beroperasi penuh sejak 23 Oktober 2023 untuk meningkatkan dan membuat simpul baru guna mengakselerasi pertumbuhan perekonomian di Jawa Barat. Bandara Kertajati juga beberapa kali melayani penerbangan umrah.

    Adapun setelah fase keberangkatan, bandara-bandara AP II bersiap untuk menyambut fase kedatangan jemaah haji Indonesia mulai 22 Juni 2024.

    Pgs SVP OF CORPORATE SECRETARY
    CIN ASMORO

  • SOC 41 Delay karena Pesawat Rusak, Kemenag: Kita Tegur Keras, Jemaah Marah ke Garuda

    SOC 41 Delay karena Pesawat Rusak, Kemenag: Kita Tegur Keras, Jemaah Marah ke Garuda

    BP – SOC 41 seharusnya berangkat jam 07.40 WIB. Saat itu, posisi jemaah sudah berada di lokasi fastrack Bandara Solo. Karena pesawat mengalami kerusakan mesin, dan diperkirakan perbaikannya lama, maka jemaah dikembalikan ke asrama haji.

    “Kita tegur keras ke Garuda. Saya mendapat laporan bahwa jemaah haji SOC-41 marah besar dan kecewa dengan layanan Garuda Indonesia. Delay sampai empat jam,” terang Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani di Jakarta, Kamis (23/5/2024).

    Setelah tertunda, jemaah SOC 41 akhirnya diberangkatkan dengan pesawat yang seharusnya dipakai oleh SOC-42, pukul 12.17 WIB. Menurut Sekjen, ini solusi instan yang diberikan Garuda akan tetapi meninggalkan masalah baru terkait dengan keberangkatan jemaah SOC-42.

    “Delay ini memunculkan efek domino. Karena, SOC-41 terbang dengan pesawat yang seharus memberangkatkan SOC 42, maka keberangkatan SOC-42 juga tertunda, bahkan hingga sampai tujuh jam,” jelas Kang Dhani, panggilan akrabnya.

    “Seharusnya SOC-42 berangkat pukul 17.30 sore ini (Kamis, 23/5/2024, red) juga tertunda hingga tujuh jam kemudian baru terbang,” sambungnya.

    “Belum lagi keberangkatan SOC-43 yang saat ini sudah ada di Asrama Haji Donohudan, mereka juga menunggu kepastian berangkat dari jadwal semula jam 24.00 malam ini (Kamis, 23/5/2024, red). Saya mendapat laporan keterlambatan keberangkatan SOC-43 sampai 17 jam,” katanya lagi.

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menegaskan pihaknya akan melayangkan Surat Pernyataan Kecewa dan Protes Keras kepada Garuda. Kemenag meminta Garuda Indonesia memberikan akomodasi karena masa tinggal jemaah SOC-43 di asrama haji sudah habis. Jemaah kloter berikutnya juga akan masuk asrama haji.

    “Apabila tidak dipindahkan, maka kami meminta kompensasi biaya akomodasi per jemaah sebagai akibat tidak diberikan oleh Garuda Indonesia,” tegas Hilman.

    Lebih dari itu, lanjut Hilman, Kemenag juga minta Garuda Indonesia untuk segera bertindak profesional melakukan perbaikan kinerja agar masalah penerbangan jemaah haji Indonesia tidak terus berulang.

    “Penerbangan menjadi satu kesatuan dari proses penyelenggaraan ibadah haji. Keterlambatan penerbangan akan berdampak pada layanan lainnya, termasuk juga pada perasaan jemaah haji Indonesia. Saya minta Garuda Indonesia profesional, bekerja sesuai kontrak dan komitmen yang telah ditandatangani,” tandasnya. //bay