Kategori: Informasi

  • Urus Paspor untuk Umrah Tak Lagi Harus Lampirkan Rekomendasi Kemenag

    Urus Paspor untuk Umrah Tak Lagi Harus Lampirkan Rekomendasi Kemenag

    Jakarta I Alfiqtour. Syarat bagi calon jemaah umrah untuk membuat paspor dinilai terlalu rumit. Khususnya dengan adanya kewajiban melampirkan rekomendasi dari kantor Kemenag kabupaten/kota setempat. Pengurus Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) meminta aturan tersebut dicabut.

    Dilansir media Jawa Post edisi edisi 21 Pebruari ditulis ” Permintaan tersebut disampaikan pengurus Amphuri saat bertemu dengan Dirjen Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim di Jakarta (21/2). Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Amphuri Firman M. Nur meminta dengan tegas supaya syarat kewajiban rekomendasi dari Kemenag tersebut dicabut. Sehingga masyarakat yang ingin membuat paspor untuk keperluan umrah maupun haji, tidak perlu repot meminta rekomendasi Kemenag setempat.

    “Sebab, dalam prakteknya, syarat ini sangat memberatkan masyarakat yang akan beribadah umrah dan haji,” kata Firman. Dia mengungkapkan, dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Amphuri yang digelar di Bandar Lampung tahun lalu, merekomendasikan kepada Ditjen Imigrasi Kemenkumham agar menghapus syarat surat rekomendasi Kementerian Agama bagi masyarakat yang mengajukan paspor untuk umrah dan haji.

    “Dalam kesempatan ini kami memohon pencabutan surat rekomendasi Kemenag dari syarat tambahan pengajuan paspor jamaah haji dan umrah,” tegas Firman. Menurut dia, memperoleh paspor adalah hak setiap warga negara yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Adanya surat rekomendasi Kemenag tidak bisa menjamin bahwa jamaah umrah yang direkomendasikan tidak akan kabur dan menjadi tenaga kerja non prosedural di Arab Saudi.

    Sejauh ini, kata Firman, jamaah haji maupun umrah yang overstay sangat sedikit. Masih di bawah 0,05 persen dari jumlah jamaah umrah Indonesia. “Malah, adanya syarat surat rekom ini berpotensi menimbulkan adanya pungutan liar baik di lingkungan kantor Kemenag maupun di kantor Imigrasi,” tandasnya.

    Dia mengatakan pemeluk agama lain yang mengajukan paspor untuk beribadah tidak dipersyaratkan surat rekomendasi dari Kemenag. Pun bagi mereka yang hendak berwisata tidak disyaratkan adanya surat rekomendasi dari kementerian/dinas pariwisata. “Karena itu, kami menilai adanya syarat tambahan ini merupakan aksi diskriminasi negara kepada umat Islam yang akan menjalankan ibadah yang dijamin oleh konstitusi,” ujarnya.

    Menyikapi usulan itu Dirjen Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim menegaskan bahwa terkait aturan pembuatan paspor peraturannya sudah dicabut dan diubah dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) yang baru. Memang, lanjut Dirjen Silmy, pada awalnya peraturan itu untuk mengantisipasi jika paspor yang diperoleh akan disalahgunakan.

    Dia mengatakan sudah keluarkan Permenkumham Nomor 18 tahun 2022 tentang Perubahan atas Permenkumham 8 tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor. “Jadi, saya rasa tidak ada masalah kalau kita cabut surat rekom itu,” kata Silmy.

    Menanggapi hal itu, Firman mengapresiasi Ditjen Imigrasi yang telah melakukan perubahan atas aturan tentang paspor tersebut. Amphuri, lanjut Firman, akan terus mengawal dan mensosialisasikan adanya peraturan baru mengenai paspor itu. “Kami mohon Dirjen Imigrasi untuk segera mengeluarkan surat edaran terkait peraturan baru tersebut,” kata Firman. Mereka siap bersinergi dengan Ditjen Imigrasi Kemenkumham untuk mensosialisasikan kebijakan ini ke para penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah serta masyarakat. (*)

  • Pelepasan 50 Jemaah Umroh dipimpin langsung oleh Direktur PT Akamlusya Fiqoh ( Alfiqtour)  di Bandara Sukarno Hatta Rabu (11/01).

    Pelepasan 50 Jemaah Umroh dipimpin langsung oleh Direktur PT Akamlusya Fiqoh ( Alfiqtour)  di Bandara Sukarno Hatta Rabu (11/01).

    Alfiqtour.com I Bogor – Rombongan 50  peserta Umroh resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Mekkah pada pukul (21.:00) waktu setempat.

    Pelepasan jemaah Umroh dipimpin langsung oleh Direktur Pt Akamlusya Fiqoh ( Alfiqtour)  di Bandara Sukarno Hatta Rabu (11/01).

    H.Engkus Kusnadi  selaku direktur alfiq tour travel ini mengatakan kepada para jamaah umroh untuk meluruskan niat beribadah kepada Allah semata , “ mari kita luruskan niat beribdah kepada Allah jangan kepada makhluk karna kalau salah niat akan sia-sia ibadah kita, Ucapnya , ia juga mengucapkan rasa syukur dan memohon maaf apabila dalam menggunakan jasa travel banyak kata kata, tingkah laku kami (red:alfiqtour) atau pelayanan yang kurang maksimal  “Mudah-mudahan Jemaah Umroh mendapatkan keberkahan dan kesehatan selama menjalankan ibadah,” harapnya.

    Ia juga berharap seluruh peserta jemaah Umroh  dapat kembali dengan selamat. Pimpinan rombongan Alfiq tour & Travel, y juga menjelaskan seluruh rangkaian persiapan perjalanan sudah diatur oleh tim.alfiq.

    Menurutnya alfiq tour salah satu travel berijin dari kementrian juga member Dari IATA dan Asosiasi Asphuri, yang berkantor di Cibinong Bogor merupakan travel tepat solusi keberangkatan ibadah umroh anda.

    Salah satu peserta jemaah Umroh, Zaenudin mengucapkan syukur atas keberangkatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

    “Alhamdulillah, saya dapat berangkat menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci,” bebernya.

    Dirinya tidak menyangka dapat menunaikan Ibadah Umroh, karna ini merupakan kehendak dari Allah SWT, ucapnya

    Adapun perjalanan akan dilaksanakan selama 12 hari yang pimpin langsung tour leader dan muthoif oleh Ust H Asep Komarudin

     “Alhamdulillah rencana perjalanan sudah disiapkan, mudah-mudahan sesuai jadwal,” ucapnya.

    Selain itu, seluruh jemaah Umroh dalam keadaan sehat dan dapat diberangkatkan menuju Tanah Suci. (admin)

  • Alhamdulillah,  Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

    Alhamdulillah, Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

    Siaran Pers
    Kementerian Agama | Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. Kesepakatan tersebut ditandatangani hari ini oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di Jeddah.

    Ikut menyaksikan, Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi, Dirjen Penyenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo dan Ishfah Abidal Aziz, serta Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

    Dalam kesempatan itu, Menag juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk Yang Mulia Raja Salam dan Pangeran Muhammad Bin Salman. Selama ini, Indonesia dan Arab Saudi menjalin hubungan yang sangat erat.

    “Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah,” jelas Menag di Jeddah, Minggu (8/1/2023).

    “Kuota itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler, dan 17.680 jemaah haji khusus. Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota,” sambungnya.

    Selain tentang kuota, kesepakatan ini juga mengatur tentang pendaratan (landing) pesawat di Jeddah dan Madinah, serta beberapa kebijakan terbaru terkait pelayanan ibadah haji.

    Menag mengatakan, dalam pembicaraan dengan Menteri Haji Saudi disepakati juga tidak adanya pembatasan usia. Sebagaimana diketahui, karena pandemi, pemerintah Arab Saudi membatasi usia jemaah haji. Saat itu, Saudi menerapkan syarat usia jemaah haji 2022 di bawah 65 tahun.

    “Sesuai kesepakatan, tahun ini sudah tidak ada pembatasan usia jemaah haji,” tegas Menag. “Artinya, jemaah 65 tahun ke atas juga dapat berangkat haji tahun ini,” lanjutnya.

    Tambahan Kuota
    Pertemuan dengan Menteri Tawfiq juga dimanfaatkan Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, untuk melobi tambahan kuota bagi Indonesia. Gus Men mengatakan bahwa antrean jemaah haji Indonesia sangat panjang. Gus Men berharap ada tambahan kuota bagi Indonesia sehingga bisa mengurangi jumlah antrean jemaah haji.

    “Semua tentu bergantung pada kebaikan hati Yang Mulia Raja Salman, Pangeran Muhammad Bin Salman, dan Bapak Menteri Haji,” ujar Gus Men.

    Menteri Tawfiq mengaku sangat senang untuk bisa memberikan tambahan kuota jemaah haji Indonesia. Apalagi, Indonesia adalah negara penting bagi Saudi. Namun, lanjut Tawfiq, saat ini negaranya tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji.

    “Kenyamanan dan keselamatan ini prioritas. Namun saya katakan, Indonesia akan selalu mendapatkan prioritas dalam memperoleh kuota tambahan,” tuturnya.

    “(Mungkin) ada negara yang mengurangi jemaah hajinya sehingga kuota bisa diberikan ke Indonesia. Semua tentu sudah rindu berhaji (dalam kondisi normal),” sambungnya.

    Tawfiq menambahkan tentang terus berjalannya transformasi pelayanan jemaah haji di Arab Saudi. Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi muassasah, namun penyenggaraan haji dilakukan oleh syarikah atau perusahaan. Ada enam syarikah (perusahaan) yang ditunjuk dalam pelaksanaan layanan ibadah haji tahun ini. Setiap negara, termasuk Indonesia, dapat memilih syarikah dalam menyiapkan layanan.

    “Sehingga akan ada kesempatan untuk mendapatkan harga terbaik. Saya juga meminta agar perjanjian dibuat dengan detail, agar dapat memberikan layanan terbaik juga,” jelas Tawfiq.

    “Jika detail, ini akan menjadi pegangan ketika syarikah melanggar. Jika mereka melanggar, kami bisa memberikan sanksi,” katanya lagi.

    Menurut Tawfiq, para syarikah akan dihadirkan dalam Muktamar Haji, 9 Januari 2023. Sehingga, setiap negara bisa menilai langsung kesiapan dan tawaran layanan yang mereka siapkan. Dalam muktamar tersebut juga akan digelar pameran beberapa produk layanan haji dan seminar perhajian.

    Menag Yaqut menyampaikan terima kasih karena Indonesia diajak terlibat sejak awal dalam proses haji 2023, termasuk undangan menghadiri Muktamar Haji. Menag mengapresiasi langkah transformasi yang dilakukan Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Transformasi itu mengarah pada penyelenggaraan haji yang lebih profesional.

    Humas

  • Tasyakuran Dirumah  Staff Alfiq Tour Puncak

    Tasyakuran Dirumah Staff Alfiq Tour Puncak

    Pembacaan Doa dan solawat kepada Nabi Muhammad SAW
  • Ribuan Jamaah Umrah Terancam Gagal Berangkat : Vaksin Maningitis Langka

    Ribuan Jamaah Umrah Terancam Gagal Berangkat : Vaksin Maningitis Langka

    Alfiqtour – Dilansir media tvone.com edisi 24 september Kelangkaan vaksin meningitis berakibat fatal jika pemerintah terus menerapkan regulasi namun tak menyediakan vaksin dan buku kuning. Bahkan beberapa Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) banyak ditutup sementara untuk layangan vaksin meningitis. Atas hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur menegaskan bahwa kelangkaan vaksin meningitis dan International Certificate of Vaccination (ICV) adalah hal yang luar biasa. “Ini warming buat pemerintah kita. Krisis vaksin ini berakibat kegagalan keberangkatan jamaah umrah,” kata Firman di Jakarta, Jumat (23/9/2022). Ia memberikan contoh dari kegagalan jemaah berangkat umrah lantaran terganjal vaksin meningitis dan buku kuning yang ada di Bandara Juanda Surabaya beberapa lalu. “Itu kejadian sebelum vaksin meningitis langka, apalagi sekarang vaksin meningitis tidak tersedia, pemerintah tidak mampu menyediakan vaksin yang dibutuhkan masyarakat yang mau ibadah,” lanjutnya.

    soucre : tvonenews.com pada hari Sabtu, 24 September 2022 – 13:03 WIB
    Judul Artikel : Vaksin Meningitis Langka, Ribuan Jemaah Umrah Terancam Gagal
    Berangkat

  • 3 Staff Alfiq Tiba di Saudi Arabia : Persiapan menyambut Tamu tamu Allah

    3 Staff Alfiq Tiba di Saudi Arabia : Persiapan menyambut Tamu tamu Allah

    Travel umroh Alfiq Tour untuk keberangkatan Agustus Tanggal 26 & 29, September Tanggal 04, 08 dan 15 Serta Bulan Oktober Tanggal 05 diprefare secara profesional oleh managaemen Alfiq, keseriusan dalam mengelola travel mengantarkan tamu tamu Allah adalah hal yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Travel alfiq . Bukti keseriusan tersebut saat diwawancarai Direktur Travel Alfiq H. Engkus Kusnadi mengatakan ” kami selalu serius dalam menjalankan amanah ini terbukti kami memberangkat staff alfiq untuk berangkat terlebih dahulu sebelum jamaah tiba di saudi arabia, untuk mempersiapkan segala sesuatunya disana sehingga sesuai motto “ucapnya. Kami dari alfiq ingin sekali maksimal dalam melayani tamu tamu Allah meningkat pelayanan jamaah umroh..dan alhamdulilah kami sudah mempersiapkan team yang berada di mekkah dan madinah serta diwakili oleh team alfiq dari tanah air..minta doa restu nya alfiq akan selalu mengedepankan pelayanan terhadap semua jamaah ” tuturnya lagi.

    Maskapai sudah ditentukan karna kami membeli tiket terlebih dahulu sebelum publish brosure. Hotel di mekkah yang disediakan adalah Hotel Anjung & Safwa dengan fasilitas merupakan hotel berbintang 5. Hotel ini berlokasi sangat dekat dengan Masjidil Haram. Anda bisa mengakses internet dengan menggunakan Wifi di dalam hotel ini. Untuk kenyamanan Anda, kami menyediakan fasilitas ruang keluarga, lift, dan AC. Makanan dan minuman tersedia di restoran kami. Tanyakan pada resepsionis atau housekeeping jika memerlukan layanan lainnya..

    H.Akmaludin, H.Iqbal & H.Alwi

    Silahkan bagi ada jamaah yang ingin bergabung dan berangkat bersama Alfiq bisa ke kantor atau hubungi via WA, Pastikan Anda memilih paket umroh dari Alfiq Tour yang menjamin kenyamanan ibadah Anda.

  • Alfiq Tour Tandatangani MOU Kerjasama Dengan Al-Mukhtara

    Alfiq Tour Tandatangani MOU Kerjasama Dengan Al-Mukhtara

    Alhamdulillah kerjasama dengan Al mukhtara sebagai provider visa , InsyaAllah alfiq di berikan akses untuk entry visa sendiri Rabu, (03/08/22) di Kantor Al-Mukhtara Jakarta .

    H.Engkus Kusnadi selaku direktur PT.Akmalusya Fiqoh (Alfiq Tour) mengatakan ” kerjasama ini merupakan langkah awal menuju perusahaan perjalanan yang amanah, tertib dan memiliki legalitas yang jelas”ungkapnya. Ia juga menambahkan ” semua prosedur sudah ditempuh termasuk legalitas alfiq tour sudah diserahkan sehingga kedepannya alfiq bisa menginput data untuk pengajuan visa umroh. ditanya terkait legaliatas apa yang dibutuhkan , ini dia ucapnya :

    Persyaratan Legalisasi sebagai Provider Visa Umrah di Kementerian Agama

    1. Surat Permohonan Legalisasi dokumen ditandatangani oleh Pimpinan PPIU. ditujukan kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah up. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus. (Asli)
    2. SK PPIU yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh penerjemah resmi bersumpah. (Salinan)
    3. Kontrak kerjasama dengan mitra di Arab Saudi yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah resmi bersumpah. (Salinan)
    4. Sertifikat IATA yang masih berlaku. (Salinan)
    5. Laporan keuangan tahun 2019 yang telah diaudit oleh akuntan publik dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (Salinan)
    6. Surat keterangan Fiskal dari Kantor Pelayanan Pajak yang masih berlaku.
    7. Menandatangani surat pernyataan sebagai Provider Visa. Draft: Surat Pernyataan
    8. Surat pernyataan dari mitra/muasassah di Arab Saudi yang menerangkan bahwa PPIU sebagai mitra yang ditandatangani oleh pimpinan Muasassah. (Asli)
    9. Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan tidak mendapatkan sanksi administratif dan/atau menghadapi masalah hukum terkait ibadah umrah.

    Prosedur

    1. Legalisasi sebagai provider visa akan dilakukan setelah mendapatkan legalisasi dari Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Luar Negeri.
    2. PPIU menyampaikan secara langsung persyaratan kepada Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama dengan membawa surat kuasa dari pimpinan PPIU apabila diwakilkan dan materai secukupnya untuk melengkapi legalisasi.
    3. PTSP melakukan kelengkapan dokumen yang diserahkan apabila lengkap diproses ke tahap berikutnya.
    4. Subdit umrah melakukan verifikasi terhadap dokumen dan apabila lengkap diberikan legalisasi.
    5. Pengambilan berkas legalisasi pada PTSP maksimal 14 (empat belas) hari kerja.
    6. Memberikan laporan tentang pengaktifan sistem muasassah dan memberikan password kepada Kasubdit Perizinan, Akreditasi dan Bina PPIU secara tertulis dalam rangka pengawasan pengeluaran Visa oleh Provider paling lambat 2 (dua) minggu setelah legalisasi.

    Mohon doa restu nya agar Alfiq sukses dan amanah.

  • Kemenag dan Kemenhaj Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H, Ini Hasilnya

    Kemenag dan Kemenhaj Bahas Kebijakan Penyelenggaraan Umrah 1444 H, Ini Hasilnya

    Makkah (Kemenag) — Kementerian Agama RI bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggelar pertemuan untuk membahas kebijakan penyelenggaraan ibadah umrah 1444 H. Pertemuan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Makkah ini berlangsung pada 1 Agustus 2022.

    Pertemuan dipimpin Dirjen Administrasi Umum Urusan Perusahaan dan Muassasah Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdurrahman As-Saggaf. Hadir juga, Sousan yang merupakan perwakilan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

    Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin. Hadir, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus M. Noer Alya Fitra, Kasubdit Data dan Sistem Informasi Haji dan Umrah Hasan Afandi, para pelaksana Staf Teknis Haji Agus Miroji (PSTH 1), Muhammad Luthfi Makki (PSTH 2), dan Muhammad Irsan Amirulllah (PSTH 3), serta Koordinator Umrah pada Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah, Asmoni Abdurrahman.

    Nur Arifin mengatakan, pertemuan dua pihak ini membahas sejumlah persiapan sehubungan telah dibukanya penyelenggaaran umrah 1444 H. Kemenag perlu mengupdate kebijakan Arab Saudi dalam penyelenggaraan umrah, khususnya setelah dua tahun pandemi.

    “Alhamdulillah, dari pertemuan ini kita mendapat kepastian bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membuka seluas-luasnya jumlah kuota jemaah umrah tahun 1444 H, khususnya dari Indonesia,” terang Nur Arifin di Makkah, Rabu (3/8/2022).

    Terkait penerbitan visa, lanjut Arifin, prosesnya tidak lagi harus melalui provider visa di Indonesia. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) kini bisa langsung bekerja sama dengan provider visa di Arab Saudi yang sudah diakui Kementerian Haji dan Umrah. 

    “Masa berlaku visa umrah yang awalnya hanya sebulan, kini menjadi tiga bulan. Jemaah umrah juga dapat mengunjungi seluruh wilayah di Arab Saudi,” terangnya. 

    “Kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan penerbitan visa umrah bagi jemaah umrah dari Indonesia masih tetap business to business,” sambungnya.

    Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus M. Noer Alya Fitra menambahkan, orang yang datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa selain umrah, juga dapat beribadah umrah.  Bahkan, visa transit 24 jam juga dapat melaksanakan ibadah umrah dengan melakukan booking terlebih dahulu di aplikasi Tawakkalna atau Eatmarna.

    “Aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna tetap diberlakukan bagi setiap orang dalam pelaksanaan umrah, termasuk saat masuk ke Raudah di Masjid Nabawi,” paparnya.

    Dalam pertemuan tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Nafit, diketahui juga bahwa guide atau muthawwif jemaah umrah, khususnya jemaah dari Indonesia, tidak harus orang Saudi. Muthawwif diperbolehkan berasal dari warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi dengan sponsor muassasah yang bersangkutan dan didampingi guide warga negara Saudi.

    Pemerintah Saudi juga masih menerapkan kebijakan asuransi jemaah umrah dengan harga seperti tahun-tahun sebelumnya. “Jika terjadi jemaah umrah overstay, maka yang bertanggung jawab membayar denda adalah jemaah yang bersangkutan melalui muassasah/provider visa di Arab Saudi,” ucap Nafit.

    Karena masih pandemi, pemerintah Arab Saudi masih akan menerapkan protokol kesehatan bagi jemaah umrah. Namun, kebijakan penerapannya berbeda-beda sesuai dengan zona  yang telah ditentukan pemerintah Arab Saudi, yaitu hijau, kuning, dan merah. “Saat ini Indonesia termasuk dalam zona hijau. Pemerintah Arab Saudi akan terus memantau perkembangan covid-19 dan jika ada kebijakan-kebijakan baru akan segera disampaikan,” tutup Nafit.

    Humas

  • 1444 H, Kali Pertama Kiswah Kabah Diganti pada 1 Muharram

    1444 H, Kali Pertama Kiswah Kabah Diganti pada 1 Muharram

    Makkah (Kemenag) — Kiswah (kain penutup) Kabah rutin diganti sekali dalam setahun. Proses penggantian biasanya dilakukan setiap 9 Zulhijjah, saat jemaah haji menjalani Wukuf di Arafah.

    “Tahun ini, penggantian Kiswah dilakukan 1 Muharram 1444 H,” terang Asisten Wakil Sekretaris Majma’ Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka’bah Al-Musyarrafah Ir Faris Al Mathrafi, di Makkah, Rabu (27/7/2022).

    Hal itu disampaikan Faris saat menerima kunjungan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief. Hadir juga, Mudir ‘Aam atau Dirjen Majma’ Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka’bah Al-Musyarrafah Faishal Al-Madany, serta Dirjen Kehumasan dan Media Ahmad Al-Suheiry.

    Ikut mendampingi Dirjen PHU, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam dan Kadaker Makkah M Khanif.

    “Ini kali pertama penggantian dilakukan 1 Muharram, atas perintah Raja Salman. Selanjutnya penggantian akan terus dilakukan pada 1 Muharram,” sambung Faris.

    Sementara untuk pencucian Kabah, lanjutnya, akan dilakukan pada 15 Muharram sebegaimana biasanya.

    Menurut Faris, sebagai tempat pembuatan Kiswah Kabah, Majma’ Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka’bah Al-Musyarrafah adalah salah satu pusat peradaban di Makkah. Di dalamnya, tergabung sekitar 220 teknisi, seniman Arab Saudi yang ikut bekerja dalam membuat kiswah

    “Di sini adalah produksi dengan bahan yang paling mahal di dunia. Setiap tahun biayanya sekitar 25juta Riyal Saudi,” terangnya.

    “Bahan itu terdiri dari 760 kg sutra Italia, serta 120 kg emas dan 100 kg perak dari Jerman,” sambungnya.

    Dirjen Kehumasan dan Media Majma’ Malik Abdul Aziz Ahmad Suheiry  menjelaskan bahwa Kiswah pernah dibuat di Mesir dan India, sebelum akhirnya diproduksi di Makkah Al-Mukarramah.

    Dalam kesempatan ini, Dirjen PHU mendapat kesempatan untuk menyulam benang emas bagian lingkaran yang membingkai tulisan ‘Allahu Akbar’ pada Kiswah yang akan dipasang pada 1 Muharram 1444 H. Bagian yang disulam Hilman adalah tulisan Arab yang nantinya akan terpasang di dekat Hajar Aswad.

    Sebelum menyulam, Dirjen PHU dan rombongan mendapat penjelasan dari salah satu penulis kaligrafi Majma’ Malik Abdul Aziz, Syekh Mukhtar Alam terkait bagian Kiswah yang menjadi penutup Kabah. Menurutnya, kiswah penutup Kabah berukuran 6,3 m x 3,3 m. Di dalamnya tertera tulisan beberapa ayat Al Quran dan Asmaul Husna, dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang kotak, panjang, dan lainnya.

    “Khat yang digunakan adalah Tsulutsi,  dengan besaran yang beda-beda, ada yang kecil dan besar,” ujarnya.

    “Di bagian atas, ada tulisan Allahu Rabbi, Hasbiyallah, dan Allahu Rabbi,” sambungnya.

    Pada bagian lain, tertera tulisan ayat Qad naraa taqalluba wajhika fis-samaa’. Sementara pada bagian pinggir, ada tulisan surat Al Fatihah. “Kiswah pintu Ka’bah yang tersimpan di Majma’ Malik Abdul Aziz dibuat di Makkah, hadiah dari Malik Fahd bin Abdul Aziz pada tahun 1411 H,” paparnya.

    Apakah kutipan ayat yang tertera di Kiswah bisa diganti dengan ayat lainnya? Faris Al-Mathrafy menjelaskan bahwa kalau ingin mengganti tulisan ayat, harus persetujuan Raja. Selain itu, usulan penggantian juga harus dibahas di forum yang lebih tinggi untuk mendapat persetujuan. Namun, Faris mengaku selama ini belum pernah terjadi.

    Sementara ketika ditanya kenapa yang digunakan adalah khat Tsulutsi? Syekh Mukhtar menjelaskan bahwa Tsulutsi adalah jenis khat (font) yang paling tua, sejak abad 3 H. Khat Tsulutsi juga paling bagus dan rumit.

    “Khat ini membantu para penulis untuk berkreasi lebih bebas, bisa menyesuaikan dengan tempat, bisa lebih besar atau kecil,” jelasnya dalam Bahasa Arab yang diterjemahkan Nasrullah Jasam.

    Syekh Mukhtar menambahkan bahwa Kiswah Kabah dibuat hingga selesai dalam rentang waktu 8 – 10 bulan.

  • Seat Masih tersisa 15 Pax Lagi ” Buruan Daftar Cashback menarik Sampai dengan  20 Agustus 2022

    Seat Masih tersisa 15 Pax Lagi ” Buruan Daftar Cashback menarik Sampai dengan 20 Agustus 2022

    Umrah Reguler, Paket Oktober Mabruk 🌟5

    Bismillah, Umrah Musim 1444 Hijriah…

    🔵 PROGRAM exlusive

    🔵 Durasi 9 Hari

    🔵 Saudi Airlines – Landing Madinah

    Wujudkan rindu Anda ke Baitullah sekarang juga !

    In sya Allah Keberangkatan⁣

    📍 05 oktober 2022

    Hotel :

    🏢 Madinah : Rawda Al-Aqif/setaraf ⭐5

    🏢 Makkah : Elaf Kinda/setaraf ⭐5

    Harga Shafa :

    💰Rp. 29.000.000 /sekamar ber-4

    💰Rp. 29.750.000 /sekamar ber-3

    💰Rp. 30.750.000 /sekamar ber-2

    ✅ Inclusion :

    ✈️ Tiket International Saudia (Ekonomi)

    🏨 Akomodasi Madinah & Makkah

    🍽 Fullboard Hotel (International Meals)

    🚌 Transportasi Bus AC & Reclining Seat

    👤Tour Leader

    🗣Muthawif

    🇸🇦Visa Umrah

    🧥Perlengkapan Umrah Rp. 1.300.000,-

    ❌ Exclusion :

    💉PCR (Tentatif Mengikuti Regulasi Pemerintah)

    ✈️Tiket Domestik

    🧳 Biaya Kelebihan bagasi

    📔 Biaya Pembuatan dan Perpanjang Paspor

    💉Vaksin Meningitis

    🧥 Biaya Laundry, Minibar dan bersifat Pribadi Lainnya.

    Semoga Allah mudahkan kita semua menuju Baitullah ya

    Cashback menarik jika ada yang mendaftar sebelum tanggal 20 Agustus 2022