Kategori: Seputar Haji & Umrah

  • Kepulangan Jamaah Umroh Periode 07 -16 Agustus 2023 “Team Travel Alfiqtour” Jemput di Bandara Soekarno Hatta.

    Kepulangan Jamaah Umroh Periode 07 -16 Agustus 2023 “Team Travel Alfiqtour” Jemput di Bandara Soekarno Hatta.

    Jakarta | Alfiqtour sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umroh berizin Kemenag dengan No PPIU : U/106 Tahun 2022 menjalankan sesuai aturan pemerintah mengawal dari awal keberangkatan hingga tiba ditanah air yang amanah dan nyaman bagi para jamaah.

    Tahun ini setelah dibukanya umroh oleh kerajaan Arab Saudi di Awal musim 1445 H, Alfiqtour memberangkatkan 38 jamaah umroh 10 hari dan hari ini tepatnya, Kamis, 17 Agustus 2023 pukul : 00.05 wib kepulangan jamaah di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dijemput oleh team/Staff Alfiqtour.

    Saat diwawancarai salah satu rombongan jamaah umroh H. Udin dari Muara Angke mengatakan ” Alfiq tour selalu penyelenggara perjalanan umroh profesional dalam menangani rombongan mulai dari manasik , keberangkatan hingga kepulangan jamaah nyaman dan amanah sesuai program terlebih di Saudi arabia, karna kan ibadah umroh 90% kebanyakan ada di KSA , baik dari hotel, restorannya hingga ibadahnya! Pokoknya rapi ,tanpa ada komplen dari jamaah” ucapnya.

    Sesuai dengan regulasi kementrian agama bahwa Biro Perjalanan/travel umroh wajib wajib menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh jamaah selama melakukan ibadah umroh.

    Fasilitas yang wajib disediakan oleh travel umroh meliputi tiket pesawat, akomodasi di hotel, transportasi antar-jemput, makan, pemandu wisata berbahasa Indonesia, pembuatan visa umroh, perlengkapan ibadah, dan pembimbing spiritual.

    Tiket pesawat ke Mekkah dan Madinah merupakan salah satu fasilitas yang diberikan dalam paket umroh. Tiket ini digunakan untuk perjalanan dari negara asal ke Arab Saudi dan kembali.

    Umumnya, tiket ini diberikan oleh biro perjalanan umroh atau travel agent yang menyediakan paket umroh. Tiket ini dapat dipesan dan dibeli sebelum tanggal keberangkatan yang telah ditentukan.
    Ada juga beberapa agen travel yang menyediakan tiket pesawat open, yang artinya tiket pesawat dapat dibeli tanpa harus menentukan tanggal keberangkatan pasti.
    Akomodasi di hotel di sekitar kota suci Mekkah dan Madinah
    Akomodasi di hotel di sekitar kota suci Mekkah dan Madinah merupakan salah satu fasilitas yang juga wajib diberikan dalam paket umroh. Hotel yang disediakan biasanya berada di dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, sehingga memudahkan jamaah untuk melakukan ibadah.
    Biasanya, hotel yang disediakan dalam paket umroh adalah hotel bintang 3-5, dengan fasilitas seperti kamar mandi dalam, AC, televisi, dan lain-lain. Beberapa hotel juga menyediakan fasilitas seperti restoran, kolam renang, spa, dan lain-lain.
    Namun, di beberapa kota suci Mekkah dan Madinah, ketersediaan hotel sangat terbatas dikarenakan banyaknya jamaah umroh yang datang setiap tahun. Sehingga, jamaah harus rela menempati hotel yang berjarak cukup jauh dari masjid, atau menempati guest house atau apartemen sewaan.
    Transportasi antar jemput dari bandara ke hotel dan ke lokasi ibadah
    Selanjutnya, travel umroh juga perlu menyediakan fasilitas antar jemput, mulai dari bandara, hotel, hingga tempat tujuan ibadah.
    Transportasi yang digunakan biasanya berupa bus atau van yang dilengkapi dengan AC, sehingga nyaman untuk digunakan dalam perjalanan yang cukup jauh.
    Transportasi ini dikelola oleh pihak biro perjalanan umroh atau travel agent yang menyediakan paket umroh, sehingga jamaah tidak perlu khawatir tentang transportasi selama di Arab Saudi.
    Transportasi ini akan mengantar jamaah dari bandara ke hotel pada saat tiba di Arab Saudi, dan akan mengantar kembali ke bandara pada saat akan pulang. Transportasi juga akan mengantar jamaah ke lokasi ibadah seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
    Makan 3 kali sehari selama di Arab Saudi
    Makan 3 kali sehari selama di Arab Saudi merupakan salah satu fasilitas yang diberikan dalam paket umroh. Dalam paket umroh biasanya telah tercakup makan pagi, makan siang, dan makan malam yang akan disediakan oleh hotel atau pihak yang menyediakan paket umroh.
    Makanan yang disediakan biasanya berupa makanan Arab tradisional seperti nasi kabsah, mandi, makloubah, dll. Namun, juga ada juga beberapa hotel yang menyediakan menu makanan internasional seperti western food, chinese food, dll.
    Beberapa paket umroh juga menyediakan makan bebas di restoran yang telah ditentukan. Hal ini memungkinkan jamaah untuk memesan makanan sesuai dengan selera masing-masing. Namun, beberapa paket umroh juga tidak mencakup makan bebas dan hanya memberikan makan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
    Muthowif / Muthowifah berbahasa Indonesia
    Pemandu wisata berbahasa Indonesia juga sangat penting bagi calon jamaah. Pemandu wisata ini akan menemani jamaah selama di Arab Saudi dan akan membantu dalam menjelaskan rutinitas ibadah, serta memberikan informasi tentang lokasi-lokasi yang dikunjungi.
    Muthowif/Muthowifah juga akan membantu dalam hal-hal yang diperlukan selama di Arab Saudi, sepertu mengurus administrasi, menjawab pertanyaan-pertanyaan, dll.

    berbahasa Indonesia ini dapat membantu jamaah yang tidak mengerti bahasa Arab, sehingga jamaah dapat lebih mudah dalam mengikuti rutinitas ibadah serta dapat memahami informasi yang diberikan.

    Di samping itu, pemandu wisata ini juga dapat membantu jamaah dalam mengatasi masalah yang mungkin timbul selama di Arab Saudi.

    Pembuatan visa umroh
    Pembuatan visa umroh merupakan salah satu fasilitas yang diberikan dalam paket umroh. Visa umroh adalah izin masuk yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk orang yang akan melakukan ibadah umroh. Pembuatan visa ini biasanya ditangani oleh pihak biro perjalanan umroh atau travel agent yang menyediakan paket umroh.
    Ada beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk pembuatan visa umroh, diantaranya:
    Paspor yang masih berlaku
    Fotokopi KTP
    Fotokopi akte lahir
    Pasfoto 3×4
    Surat keterangan sehat dari dokter
    Surat keterangan bebas HIV
    Surat keterangan dari kepala desa/RT/RW (untuk yang belum pernah ke Arab Saudi)
    Setelah dokumen yang dibutuhkan diterima oleh pihak travel agent, mereka akan mengirimkan dokumen tersebut ke konsulat Arab Saudi untuk proses pembuatan visa. Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan visa bervariasi, namun biasanya sekitar 2-4 minggu. Setelah visa diterbitkan, pihak travel agent akan mengirimkan visa kepada jamaah.

    Perlengkapan ibadah merupakan salah satu fasilitas yang diberikan dalam paket umroh. Perlengkapan ibadah yang disediakan biasanya meliputi:
    Tas umroh: Tas yang digunakan untuk menyimpan barang-barang pribadi selama melakukan ibadah umroh.
    Kain ihram: Kain yang digunakan oleh jamaah laki-laki sebagai pakaian saat melakukan ibadah haji dan umroh.
    Sandal umroh: Sandal khusus yang digunakan saat melakukan ibadah haji dan umroh.
    Perlengkapan lainnya: Seperti sepatu wudhu, tas wudhu, kotak wudhu, dll
    Perlengkapan ibadah ini diberikan oleh pihak biro perjalanan umroh atau travel agent yang menyediakan paket umroh sebelum jamaah berangkat ke Arab Saudi. Perlengkapan ibadah ini dapat digunakan selama melakukan ibadah umroh dan kembali lagi setelah ibadah selesai.
    Pemakaian perlengkapan ibadah ini sangat penting karena merupakan salah satu dari rukun umroh, sehingga diharapkan jamaah memperhatikan ketentuan dalam pemakaiannya.

    Pembimbing spiritual merupakan salah satu fasilitas yang diberikan dalam paket umroh. Seorang pembimbing spiritual adalah ustadz atau kyai yang ditugaskan untuk memandu dan menjelaskan rutinitas ibadah serta memberikan dzikir dan doa selama melakukan ibadah umroh. Di samping itu, pembimbing spiritual ini akan membantu jamaah dalam mengatur waktu sholat, tata cara shalat, dll.

    Pembimbing spiritual juga akan membimbing jamaah dalam menjalankan ibadah haji dan umrah sesuai dengan tata cara yang benar sesuai dengan sunnah Rasulullah.

    Pembimbing spiritual ini akan membantu jamaah dalam menghafal doa-doa yang dibaca selama melakukan ibadah haji dan umrah. Selain itu, pembimbing spiritual juga akan memberikan motivasi dan nasihat yang dibutuhkan oleh jamaah selama melakukan ibadah haji dan umrah.

    Alhamdulillah semua rangkaian diatas dilaksanakan oleh Alfiqtour.
    H.Engkus Kusnadi selaku direktur PT. Akmalusya Fiqoh menambahkan,” perjalanan awal musim ini sungguh luar biasa karna setelah hajian umroh dimulai Muharam 1445 H. Kami sangat mengedepankan pelayanan dan kenyamanan kepada para jamaah , ini kan tamu Allah jadi harus dilayani dengan ikhlas dan sepenuh hati ” ucapnya menutup pembicaraan.(ubay)

  • Umroh Perdana 1445 H, 38 Jamaah Umroh  Alfiqtour.

    Umroh Perdana 1445 H, 38 Jamaah Umroh  Alfiqtour.

    ByUbay Rista

     Agu 8, 2023  ALFIQalfiqtourPT AKMALUSYA FIQOHterbangbersama alfiqtourtravelAlfiqtravelumrohalfiq

    ALFIQ TOUR | Umroh Agustus 2023 masih termasuk paket umroh awal musim 1445H yang dimulai pekan terakhir Juli 2023. Agustus 2023 bertepatan dengan bulan al-Muharram dan Safar 1445H yang merupakan awal dibukanya umroh untuk musim 1445H setelah ditutup karena masuknya jamaah Haji mulai pertengahan syawal 1444H ( Mei – Juni 2023).

    Memasuki awal musim umroh 1445H, PT. Akmalusya Fiqoh ( Alfiqtour)  memberangkatkan Jamaah umroh perdana pada Senin,  07/08/2023.

    Rombongan dipimpin langsung  oleh direktur Utama PT. AKMALUSYA FIQOH H.Engkus Kusnadi “semua kami persiapkan dengan matang baik dimulai mulai dari pendaftaran, manifest jamaah di bandara Soekarno Hatta hingga di Tanah Suci KSA, sebelum rombongan berangkat kami sudah memberangatkan petugas Alfiq Tour untuk stay di sana 2 Staff pertiga bulan secara rolling untuk menjadi tim Handling di KSA, jadi semua dikelola secara profesional . Ditanya pesawat penerbangan H Engkus menambahkan ” kami menggunakan pesawat Saudi airline direct jeddah. dengan penerbangan langsung tentunya jamaah tidak perlu lagi melakukan transit atau perjalanan tambahan untuk mencapai destinasi akhir sehingga jamaah lebih fokus pada tujuan utamanya yakni ibadah umroh .

    Kunjungi Kami Juga : @alfiqtour

    Dibulan agustus kami membuat 2 kelompok terbang (Kloter ) tanggal 8 dan 28 Agustus 2023, untuk tanggal 28 Agustus 2023 masih ada seat yang terisi silahkan bagi temen teman yang ingin terbang bersama alfiq tour masih ada 6 bangku tersisa, InsyaAllah semua jamaah kami layani dengan hati sesuai dengan anjuran pemerintah dan Sunnah.

    Jamaah umroh kali ini berasal dari Cianjur, Pandeglang dan Bogor berjumlah 38 jamaah. menggunakan paket bintang 4 dengan fasilitas penerbangan Saudia Airline (SV823) pukul ; 00.50 Wib  selama 10 hari, 4 hari dimadinah dan 4 hari di Mekkah. saat diwawancarai H.Engkus Kusnadi selaku direktur PT.Akmalusya Fiqoh saat memberikan briefing di lounge Zukavia Bandara mengatakan” jamaah kali ini berbeda dengan jamaah sebelumnya karna pasca musim haji 1444 H, para jamaah terlihat antusias sekali terlihat dari semangatnya, ada salah satu jamaah cianjur bernama Rohman yang usia hampir 80 tahun” tambahnya.

    Berikut  rangkaian itenarary perjalanan ibadah umroh periode 08 Agustus 2023

    ITINERARY PERJALANAN UMROH 29 AGUSTUS

    Name Group : Umroh Reguler – Alfiq Tour
    Lama Program : 09 Hari
    Hotel Madinah : Dar Al Naeem (4 Malam)
    Hotel Mekkah : Azka Al Safa (4 Malam)


    Tour Leader : Ustad H. Asep Komarudin
    Muthawwif : Ustad Ahmad Reihan


    FLIGHT NO. FLIGHT DATE DEPT. ARRV. CITY
    Saudia SV SV 823  08 Aug 2023 00:30 CGK-JED
    Saudia SV 826  16 Aug 2023 08:30 22:40 JED-CGK

    Hari Pertama, Senin, 7 Agustus 2023Jakarta Pukul 19:00 WIB Jamaah tiba di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 Gate (Pintu 2) dan langsung berkumpul di antara Pilar B atau C Kemudian proses imigrasi.
    Hari Kedua, Selasa, 8 Agustus 2023Jakarta – Jeddah – Madinah Pukul 00:20 WIB Pesawat Take Off menuju Bandara Jeddah. Pukul 05:45 WSA Pesawat tiba di Bandara Jeddah, dan menuju kota Madinah dan tiba pada Pukul 14:00 WSA Proses Cek in Hotel madinah
    Hari Ketiga Rabu, 9 Agustus 2023Madinah Pukul 07:00 WSA Ziarah sekitar Masjid Nabawi; Kubur Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar, Maqbaroh Baqi’, Tsaqifah Bani Saidah, Masjid Ghomamah dan lainnya 
    Hari Keempat kamis, 10 Agustus 2023Madinah Pukul 07:00 WSA Ziarah kota Madinah; Masjid Quba’, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud dan Pasar Kurma . Memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi
    Hari Kelima Jumat, 11 Agustus 2023Madinah Program bebas, (Raudhoh – Tentative) dan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Pukul 20:00 WSA review manasik dan persiapan koper di depan kamar.
    Hari Keenam Sabtu, 12 Agustus 2023Madinah – Mekkah Pukul 08:00 WSA Koper sudah siap di depan kamar masing-masing. Jamaah sudah mandi sunah ihrom dan memakai pakaian ihrom. Pukul 14:00 WSA check out hotel Madinah untuk menuju Masjid Bir ‘Ali untuk Miqat dan Niat Melaksanakan Umroh Pertama . Pukul 20:00 WSA Tiba di Hotel Makkah.
    Hari Ketujuh Minggu, 13 Agustus 2023Mekkah Program bebas, dan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram
    Hari Kedelapan Senin, 14 Agustus 2023Mekkah Pukul 07:00 WSA Ziarah sekitar kota Mekkah; Jabal Tsur, Padang Arafah, Al Masy’aril Harom, Masjid Jironah (Miqot untuk Umroh Kedua) Jabal Nur (Gua Hira)
    Hari Kesembilan Selasa, 15 Agustus 2023Mekkah Program bebas, dan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Pukul 20:00 WSA Persiapan Cek Out hotel Mekkah Koper sudah siap di depan kamar masing-masing.
    Hari Kesepuluh Rabu, 16 Agustus 2023Mekkah – Jeddah – Jakarta Pukul 02:00 WSA check out Hotel Mekkah, menuju Qornice Jeddah, Pukul 04:00 WSA tiba di Bandara Jeddah. Pukul 08:30 WSA Pesawat take off menuju Bandara Soekarno Hatta. Pukul 22:40 WIB Jamaah tiba di Bandara Soekarno Hatta
    Penulis : suhud wahyudi
  • Hari ini Rabu, 2 Agustus, 6.760 Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air, Ini Rinciannya

    Hari ini Rabu, 2 Agustus, 6.760 Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air, Ini Rinciannya

    Alfiqtour I Hari ini Rabu,, 2 Agustus 2023, sebanyak 6.760 Jemaah Haji pulang ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

    “Jemaah haji tersebut tergabung dalam 18 kelompok terbang (kloter)”, terang Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (01/08/2023).

    Dodo dalam keterangannya menyampaikan rincian jumlah dan debarkasi rencana kepulangan jemaah haji tersebut:

    1) Debarkasi Makassar (UPG) 42 sebanyak 393 orang
    2) Debarkasi Surabaya (SUB) 84 sebanyak 450 orang
    3) Debarkasi Lombok (LOP) 12 sebanyak 392 orang
    4) Debarkasi Solo (SOC) 92 sebanyak 384 orang
    5) Debarkasi Solo (SOC) 98 sebanyak 280 orang
    6) Debarkasi Palembang (PLM) 23 sebanyak 272 orang
    7) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 72 sebanyak 400 orang
    8) Debarkasi Makassar (UPG) 43 sebanyak 393 orang
    9) Debarkasi Solo (SOC) 93 sebanyak 392 orang
    10) Debarkasi Surabaya (SUB) 81 sebanyak 400 orang
    11) Debarkasi Surabaya (SUB) 82 sebanyak 450 orang
    12) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 17 sebanyak 328 orang
    13) Debarkasi Surabaya (SUB) 83 sebanyak 450 orang
    14) Debarkasi Solo (SOC) 94 sebanyak 380 orang
    15) Debarkasi Batam (BTH) 33 sebanyak 317 orang
    16) Debarkasi Batam (BTH) 32 sebanyak 374 orang
    17) Debarkasi Makassar (UPG) 44 sebanyak 30 orang; dan
    18) Debarkasi Balikpapan (BPN) 20 sebanyak 195 orang

    Dodo melanjutkan, pada fase kepulangan jemaah haji, hingga tanggal 31 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 193.502 orang, tergabung dalam 507 kelompok terbang (kloter).

    Kemarin, 01 Agustus 2023 sebanyak 7.388 jemaah gelombang II tergabung dalam 20 kloter diterbangkan ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,” ujar dia.

    “Sementara jemaah yang wafat hingga tanggal 31 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 763 orang,” tambahnya.(alfiq)

  • Beribadah di Raudhah Masjid Nabawi, Ini Tata Cara Masuknya

    Beribadah di Raudhah Masjid Nabawi, Ini Tata Cara Masuknya

    ALFIQTOUR.COM I Selain ibadah Arbain, berkesempatan beribadah di Raudhah juga dimanfaatkan oleh seluruh jemaah haji Indonesia. Raudhah adalah tempat yang berada di antara rumah Nabi (sekarang makam Nabi) dan mimbar. Luas dari arah timur ke barat sepanjang 22 meter dan dari utara ke selatan 15 meter.

    “Raudah adalah tempat di mana doa-doa dikabulkan,” ujar Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado di Jakarta, Rabu (12/07/2023).

    Dikatakan Dodo, pengelola Masjid Nabawi telah menetapkan ketentuan dan tata cara masuk Raudhah. Pertama, setiap jamaah haji bisa masuk ke Raudhah satu kali, bersama jemaah kloter, sesuai dengan jadwal yang ditentukan dari Kantor Daerah Kerja Madinah.

    “Kedua, jadwal masuk ke Raudhah berlaku sekali dan tidak bisa diganti ke waktu yang lain,” katanya.

    Selanjutnya, kata Dodo, ketua kloter berkoordinasi dengan pembimbing ibadah sektor untuk mendapatkan informasi jadwal masuk ke Raudhah.

    “Setelahnya, jemaah kloter menuju sekitar area pintu 37 dan 38, atau pintu pagar 359 Masjid Nabawi, satu jam sebelum jadwal masuk Raudhah,” ujarnya.

    “PPIH mengimbau jemaah agar mengikuti arahan dari petugas sektor khusus Masjid Nabawi,” tambah dia.

    Pada fase kepulangan jemaah, hingga tanggal 11 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 49.136 orang, tergabung dalam 128 kelompok terbang (kloter).

    “Hari ini, 12 Juli 2023 jemaah gelombang I yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 6.614 jemaah atau 17 kloter,” jelas Dodo.

    Sementara rencana keberangkatan Jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air besok, 13 Juli 2023 berjumlah 6.678 orang atau 17 kloter dengan rincian sebagai berikut :

    1) Debarkasi Palembang (PLM) 6 sebanyak 360 orang
    2) Debarkasi Surabaya (SUB) 18 sebanyak 450 orang
    3) Debarkasi Solo (SOC) 24 sebanyak 360 orang
    4) Debarkasi Makassar (UPG) 12 sebanyak 393 orang
    5) Debarkasi Surabaya (SUB) 21 sebanyak 450 orang
    6) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 25 sebanyak 393 orang
    7) Debarkasi Surabaya (SUB) 22 sebanyak 450 orang
    8) Debarkasi Solo (SOC) 25 sebanyak 360 orang
    9) Debarkasi Batam (BTH) 14 sebanyak 374 orang
    10) Debarkasi Kertajati (KJT) 5 sebanyak 374 orang
    11) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 26 sebanyak 480 orang
    12) Debarkasi Solo (SOC) 26 sebanyak 360 orang
    13) Debarkasi Aceh (BTJ) 10 sebanyak 393 orang
    14) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 25 sebanyak 480 orang
    15) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 4 sebanyak 328 orang
    16) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 26 sebanyak 393 orang
    17) Debarkasi Medan (KNO) 10 sebanyak 360 orang

    “Jemaah haji khusus yang telah tiba di Kota Madinah dari Makkah sebanyak 10.394 orang yang tergabung dalam 121 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Dan jemaah yang wafat hingga tanggal 11 Juli 2023 pukul 24.00 Wib berjumlah 571 orang,” ujarnya.

    “Hari ini, sebanyak 8.515 jemaah haji gelombang II yang tergabung dalam 22 kloter diberangkatkan ke Madinah menggunakan bus untuk menjalankan Arbain,” imbuhnya.(bay)

  • BPKH Sambut Baik Langkah Saudi Percepat Umumkan Kuota Haji 2024

    BPKH Sambut Baik Langkah Saudi Percepat Umumkan Kuota Haji 2024

    Alfiq I Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah telah mengumumkan kuota haji 1445 H/2024 M. Pengumuman ini disampaikan sehari sebelum berakhirnya fase Mabit di Mina, 30 Juni 2023.

    Indonesia tahun depan kembali mendapat 221.000 kuota. Bersamaan itu, diumumkan juga bahwa proses persiapan penyelenggaraan haji 2024 sudah bisa dilakukan mulai 16 September 2023.

    Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menyambut baik langkah Kementerian Haji dan Umrah menginformasikan kuota 1445H jauh lebih awal dari biasanya. “Hal ini diharapkan akan memberikan banyak ruang untuk penentuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH yang pada gilirannya akan ada banyak waktu untuk persiapan penyelenggaraan haji, termasuk perkiraan biaya akomodasi, transportasi, dan katering,” terang Fadlul Imansyah di Madinah, Rabu (5/7/2023).

    Dari aspek pengelolaan keuangan haji, kata Fadlul Imansyah, pengumuman kuota lebih awal merupakan kesempatan untuk mempersiapkan layanan lebih cepat. Dengan begitu, Pemerintah diharapkan mendapat harga terbaik. Sebab, pemesanan seluruh fasilitas pelayanan haji dapat dilakukan lebih dini.

    “Ini memberi harapan jemaah haji Indonesia akan mendapatkan fasilitas terbaik mengingat ketersediaan dana kelolaan haji yang cukup mumpuni secara jumlah dan nilai,” sebut pria yang akrab disapa Fadlul ini.

    Ditambahkan Fadlul, penetapan kuota di awal juga dapat dilihat sebagai kesempatan bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan kontrak sewa fasilitas penyelenggaraan haji melalui pembayaran uang muka. Langkah ini dapat dijadikan sebagai pembelajaran awal sebelum melakukan kontrak sewa jangka menengah atau jangka panjang.

    “Pada gilirannya, hal itu juga dapat menjaga stabilitas harga atas pembiayaan jemaah haji Indonesia sehingga terhindar dari fluktuasi harga akibat perubahan kurs atau tingkat inflasi,” ujarnya.

    Fadlul Imansyah menilai ke depan, partisipasi BPKH sebagai pengelola keuangan haji dalam ekosistem perhajian merupakan sebuah keniscayaan. Sinergi BPKH, Kemenag, dan stakeholders terkait akan meningkatkan daya tawar Indonesia sebagai bangsa dengan jemaah haji terbesar di dunia untuk mendapatkan fasilitas terbaik.

    “Hasil negosiasi pemerintah Indonesia selama ini menjadi barometer negara lain. Peran Indonesia sangat besar dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan haji seluruh umat muslim dunia,” tandasnya. (***)

  • Diah Pitaloka Minta Kemenag Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Jemaah di Sisa Waktu Penyelenggaraan Haji

    Diah Pitaloka Minta Kemenag Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan Jemaah di Sisa Waktu Penyelenggaraan Haji

    Alfiqtour I Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI agar insiden tertahannya jemaah haji Indonesia di Muzdalifah hingga mengakibatkan kelaparan dan kehausan tidak terulang kembali.

    Legislator Fraks PDI Perjuangan itu meminta Kemenag memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji di sisa waktu pelaksanaan ibadah haji.

    “Bagaimana pun penyelenggaraan haji Indonesia adalah wilayah tanggung jawab Kemenag. Segala sesuatu yang terjadi baik di Arab Saudi dan di Tanah Air akan menjadi bahan evaluasi kedepan,” ujar Diah, Rabu (28/6/2023).

    Saat ini jemaah haji tengah melaksanakan ritual lontar jumrah di Mina sampai 13 Dzulhijjah. Menurut Diah, lontar jumrah merupakan salah satu tahapan yang cukup berat mengingat jarak maktab yang relatif jauh serta cuaca panas terik, sehingga dibutuhkan ketahanan stamina bagi jemaah dan juga petugas haji.

    Tentu ini merupakan fase yang cukup penting bagi maksimalnya pelayanan. Bahkan, lanjut Diah, apabila ada kekurangan tenaga petugas karena sebagian besar kelelahan mendampingi jemaah di Arafah dan Muzdalifah, maka perlu dilakukan pembagian waktu kerja petugas sehingga tidak menumpuk, dengan kata lain mereka bisa fokus pada fase-fase yang berbeda.

    “Sekali lagi di sisa waktu yang ada saya harap Kemenag betul-betul memaksimalkan pelayanan terhadap para jemaah. Dan yang paling penting adalah memastikan keselamatan mereka,” tandas Diah.

    Selain itu, Diah juga mengingatkan Kemenag untuk mempersiapkan proses kepulangan jemaah sebaik-baiknya, serta memastikan para petugas haji tetap bekerja sebagaimana mestinya.

    “Saya mendoakan semoga di penghujung ibadah haji ini, segala sesuatunya berjalan lancar sesuai rencana yang telah disepakati. Saya juga mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia menjadi haji-haji yang mabrur,” pungkasnya (****)

  • Gratis, PPIH Siapkan Skema Badal Lontar Jumrah

    Gratis, PPIH Siapkan Skema Badal Lontar Jumrah

    Alfiqtour I Jemaah haji telah menyelesaikan prosesi wukuf di Arafah. Mereka selanjutnya mabit (menginap) di Muzdalifah dan Mina. Selama di Mina, jemaah akan melontar Jumrah Aqabah pada 10 Zulhijjah, dilanjutkan jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada hari-hari Tasyrik.

    Menag Yaqut Cholil Qoumas melihat pelaksanaan wukuf di Arafah secara umum berjalan baik dan lancar. Namun, kondisi di Mina jauh lebih berat dibanding di Arafah. Sebab, jemaah akan tinggal lebih lama di tenda Mina. Selain itu, jika di Arafah jemaah hanya diam, di Mina ada aktivitas lontar jamarah.

    “Sampai selesai wukuf, dilaporkan ada tujuh jemaah wafat di Arafah. Jika di Mina tidak dipersiapkan dengan betul, kejadian yang sama akan terulang, banyak jemaah yang tumbang, termasuk lansia. Kita tidak berharap,” terang Menag di Arafah sebelum berangkat ke Muzdalifah, Selasa (27/6/2023).

    “Kita sedang siapkan skenario agar jemaah yang mayoritas lansia ini bisa beribadah dengan nyaman tanpa harus gugur kewajiban hajinya. Sebab, di Fikih banyak alternatif. Sehingga, mereka yang tidak mampu bisa dibadalkan lontar jumrahnya,” sambungnya.

    Menag Yaqut meminta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menerapkan skema perlindungan, pelayanan, dan pembinaan dengan menyesuaikan kondisi fisik jemaah, agar mereka tidak memaksakan.

    “Jadi yang benar-benar mungkin saja yang boleh lontar jumrah sendiri dan boleh tawaf ifadah sendiri. Lainnya, jemaah yang secara fisik tidak memungkinkan, saya minta lontar jumrahnya dibadalkan,” tegas Mina.

    “Skenarionya badal, membadalkan jemaah yang tidak mampu. Jadi intinya kita tidak mau jemaah ini dipaksakan kondisi fisiknya,” sebut Menag.

    Gus Men, panggilan akrabnya, meminta PPIH untuk segera mengidentifikasi jemaah yang harus dibadalkan. Gus Men juga minta petugas untuk siap membadalkan jemaah. “Saya kira kita memiliki petugas yang cukup untuk bisa membadalkan jemaah,” ujarnya.

    “Lempar jumrah itu kan satu orang bisa mewakili beberapa orang,” sambungnya.

    Gratis
    Menag menegaskan bahwa badal lempar jumrah itu sah secara Fikih dan tidak dipungut biaya. Sehingga, jemaah tidak perlu khawatir.

    “Tidak ada pungutan apa pun atas badal lontar jumrah,” tegasnya.

    “Bahkan, jemaah yang wafat dibadalhajikan oleh petugas, tanpa dipungut biaya. Demikian juga jemaah yang sakit dan tidak memungkinkan disafariwukufkan, juga dibadalhajikan, dan tidak dipungut biaya,” lanjutnya.

      Badal Lontar Jumrah
      Praktik baik dilakukan tim konsultan dan bimbingan ibadah yang tergabung dalam safari wukuf. Ada lebih 200 jemaah yang disafariwukufkan. Mereka semuanya akan dibadalkan lontar jumrahnya, baik lontar jumrah aqabah maupun lontar jumrah pada hari-hari Tasyrik.

      “Kita sudah berembug dan sepakat, setiap konsultan dan pembimbing ibadah, serta linjam dan petugas lainnya yang tergabung dalam tim safari wukuf akan membadalkan lontar jumrah jemaah safari wukuf,” tegas konsultan ibadah Daker Makkah Imam Khoiri.

      “Kita sudah berbagi, rata-rata satu orang akan membadalkan lontar jumrah dari delapan jemaah,” tandasnya.

      Imam menambahkan, khusus untuk jumrah aqabah, setelah dilaksanakan, tim safari wukuf akan berkoordinasi dengan tim kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah agar jemaah bisa ditahallulkan (***)

    • PPIH Mulai Bersiap Sambut Puncak Haji, Ini Skemanya

      PPIH Mulai Bersiap Sambut Puncak Haji, Ini Skemanya

      Siaran Pers
      Kementerian Agama I Jemaah haji Indonesia terus berdatangan ke Kota Makkah Al-Mukarramah, baik dari Madinah maupun Jeddah. Sampai hari ini, tercatat ada 370 kelompok terbang (kloter) dengan 140.669 jemaah haji yang sudah tiba di Makkah.

      Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus menyiapkan skema penyelenggaraan pada puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).

      “Kami telah membentuk sebuah struktur yang kita sebut Satop (Satuan Operasional) Armina. Kita akan bentuk tiga satgas (Satuan Tugas), yaitu Satgas Arafah untuk Daker Bandara, Satgas Muzdalifah untuk Daker Makkah, dan Satgas Mina untuk Daker Madinah,” jelas Subhan Cholid usai memimpin rapat bersama para Kepala Bidang layanan di Jeddah, Selasa (13/6/2023)

      Subhan merinci bahwa di setiap Satgas akan dibentuk tim adhoc, masing-masing 11 Tim. Setiap tim adhoc bertugas memberikan layanan kepada seluruh jemaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

      Tim adhoc ini, kata Subhan, beranggotakan petugas pelindungan jemaah (linjam), tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah (PKP3JH), petugas kesehatan, petugas layanan lansia, serta tim bimbingan ibadah.

      “Insya Allah kebutuhan layanan kepada jemaah akan kita berikan melalui titik-titik adhoc,” ujar Subhan.

      Selain itu, lanjut Subhan, pihaknya juga akan menempatkan sejumlah personil pada 70 maktab yang ditempati jemaah haji Indonesia. Mereka bertugas melakukan pengawasan Maktab dalam memberikan layanan akomodasi jemaah. Selain itu, ada juga personil yang akan melakukan pengawasan layanan katering.

      “Jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak 16 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Layanan ini disiapkan oleh maktab. Kita siapkan tim yang melekat untuk melakukan pengawasan,” sebut Subhan.

      Khusus di Mina, kata Subhan, selain tim adhoc yang ditempatkan pada 11 titik area tenda jemaah, disiapkan juga tim Jamarat. Tim ini akan disiapkan pada 10 titik, sebanyak lima titik pada rute jamarat bagian atas, dan lima titik pada rute jamarat bagian bawah.

      “Kita siapkan jalur pengamanan di atas dan bawah. Sebab, rute pergerakan jemaah haji Indonesia dari tenda Mina ke Jamarat yang disiapkan Saudi, bisa melalui jalur atas dan ada potensi juga jemaah melalui jalur bawah. Sehingga di atas lima titik dan bawah lima titik untuk pengamanan,” papar Subhan.

      “Dari Jamarat menuju tenda di Mina, disiapkan delapan pos petugas. Di setiap pos ditempatkan sejumlah personil untuk mengawal jemaah selama dalam perjalanan menuju dan pulang dari Jamarat,” lanjutnya.

      Subhan menambahkan, petugas layanan lansia akan ditempatkan di setiap titik. Mereka akan dibekali dengan dengan sejumlah perangkat, termasuk kursi roda dan lainnya. “Insya Allah kita akan siapkan lebih 100 kursi roda untuk layanan Armina, utamanya pada fase Mina. Pihak Masyarik juga menginformasikan bahwa mereka akan menyiapkan 15 mobil golf di Mina untuk layanan lansia,” terangnya.

      Selama di Mina nanti, Subhan mengimbau kepada jemaah lansia untuk tetap berada di tenda. Proses lempar jumrahnya bisa diwakilkan kepada jemaah lainnya dan itu sah. Sebab, untuk sampai ke jamarat, harus jalan kaki dan itu butuh energi luar biasa. Jarak terdekat antara tenda ke jamarat sekitar 3 km, kalau pergi pulang berarti 6 km. Sementara jarak terjauh mencapai 7 km, kalau pergi pulang berarti 14 km.

      “Ini tentu bagi jemaah lansia sangat berat. Karenanya bisa diwakilkan karena secara Syar’i memang diizinkan untuk diwakilkan. Jemaah lansia tetap berada di tenda untuk berdoa dan berzikir, sementara lontar jumrahnya diwakilkan,” jelas Subhan.

      Pergerakan Jemaah

      Subhan menjelaskan, PPIH bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, serta pihak Masyarik, telah menyusun rencana pergerakan jemaah haji pada fase Armina. Jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arafah pada 8 Zulhijjah. Mereka diberangkatkan dalam tiga fase pemberangkatan. Fase pertama, mulai pukul 07.00 – 11.00 waktu Arab Saudi (WAS). Fase kedua, mulai pukul 11.00 WAS – 15.00 WAS. Fase ketiga, mulai 15.00 WAS sampai selesai.

      “Jadi ada tiga trip pemberangkatan jemaah. Setiap Maktab akan mengalokasikan 21 bus. Jumlah jemaah per maktab sekitar 2.900 orang. Satu bus akan membawa 45 jemaah. Jadi insya Allah setiap maktab bisa diselesaikan dalam tiga setengah kali putaran penjemputan,” sebut Subhan.

      Pergerakan selanjutnya adalah dari Arafah menuju Muzdalifah, setelah jemaah menjalani ibadah wukuf. Pada fase ini, sarana transportasi yang digunakan setiap maktab dikurangi menjadi hanya 9 bus. Sehingga, proses penjemputan jemaah diperkirakan akan sampai tujuh hingga delapan putaran.

      Dari Muzdalifah, jemaah selanjutnya akan diberangkatkan menuju Mina. Jarak antara Muzdalifah ke Mina, hanya sekitar 2 km. Karenanya, untuk menghindari kemacetan, armada yang digunakan kembali dikurangi, menjadi hanya 5 bus per maktab. Ini berakibat pada proses perputaran bus menjadi lebih banyak.

      “Untuk pergerakan dari Mina ke Makkah, armada yang digunakan akan kembali menjadi 21 bus per maktab. Jemaah yang mengambil nafar awal akan diberangkatkan pada 12 Zulhijjah sebelum terbenamnya matahari, sedang yang mengambil nafar tsani diberangkatkan dari Mina pada 13 Zulhijjah,” jelas Subhan.

      Skema persiapan puncak haji ini, kata Subhan, akan mulai disosialisasikan ke petugas dan jemaah. Petugas diharapkan bisa memahami tugas dan pos layanannya masing-masing. Jemaah memahami bahwa ada banyak petugas yang akan melayani mereka di setiap tahapan puncak haji.

      “Masing-masing maktab sudah melakukan koordinasi terkait pembagian jadwal keberangkatan. Jadwal itu akan diinformasikan ke petugas dan jemaah agar dipahami dan dipedomani,” tandasnya. (****)

    • KBIHU Diminta Edukasi Jemaah Tak Paksakan Diri Dalam Beribadah

      KBIHU Diminta Edukasi Jemaah Tak Paksakan Diri Dalam Beribadah

      ALFIQ – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) adalah mitra pemerintah dalam pembimbingan dan pendampingan jemaah, utamanya dalam manasik. Sebagai pihak yang bersinggungan langsung dengan jemaah, KBIHU diminta ikut mengedukasi jemaah agar tidak memaksakan diri dalam beribadah.

      “KBIHU sangat dekat dengan jemaah. Di tengah cuaca di Makkah yang demikian panas, serta jemaah lansia yang juga banyak, kami ajak KBIHU untuk mengedukasi jemaahnya agar tidak memaksakan diri dalam beribadah,” kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Zulkarnain Nasution saat ditemui di kantor Daker Makkah, Rabu (7/6/2023).

      Menurutnya, Kementerian Agama yang tahun ini mengusung tagline ‘Haji Ramah Lansia’ maka KBIHU juga harus memiliki komitmen dalam menyukseskan penyelenggaraan haji yang ramah lansia. Dukungan itu setidaknya bisa dilakukan dalam aspek layanan dan manasik.

      Dalam aspek layanan, kata Zulkarnain, KBIHU dapat mendorong jemaah binaannya untuk meningkatkan kepedulian terhadap jemaah lansia. “Jemaah lansia yang membutuhkan bantuan, hendaknya diberikan alternatif penyelesaian yang aman dan memudahkan. Pelaksanaan ibadah umrah jemaah dengan kursi roda dan memiliki keterbatasan gerak, idealnya dapat diselesaikan pada level regu atau rombongan oleh keluarga terdekatnya. Jemaah yang sehat dimungkinkan dapat bergantian mendorong jemaah yang sakit. Jika ini tidak bisa, diberikan alternatif menggunakan jasa kursi roda yang ada di Masjidil Haram atau menggunakan skuter,” jelas Zulkarnain.

      Dalam aspek manasik, KBIHU dapat mengedukasi jemaah lansia agar tidak memaksakan diri. KBIHU juga dapat memberikan alternatif kemudahan dalam pelaksanaan ibadah haji. Kementerian Agama tahun ini telah menerbitkan Tuntunan Manasik Haji dan Umrah Lansia. Buku ini bisa menjadi panduan bagi jemaah haji lansia agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariah, sekaligus dapat menempuh solusi hukum yang memberikan kemudahan dan keringanan. Dengan begitu, ibadah hajinya dapat terlaksana dengan baik, tidak membawa madharat apalagi membahayakan jiwa.

      “Layanan KBIHU harus dapat memperkuat ekosistem layanan dan bimbingan yang dilaksanakan di kloter. Jangan sampai KBIHU membuat program-program yang justru berisiko bagi kesehatan jemaah, khususnya lansia, seperti umrah sunnah berulang kali, dengan tanpa memperhatikan kondisi fisik jemaah,” tegas Zulkarnain.

      Zulkarnain berharap, KBIHU dapat bersinergi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter dalam mendampingi jemaah. Sinergi KBIHU dan PPIH Kloter diharapkan dapat memaksimalkan layanan kepada jemaah haji. Dengan demikian, jemaah haji, khususnya jemaah risiko tinggi, lansia, perempuan dan termasuk juga penyandang disabilitas, dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan sesuai ketentuan tanpa mengurangi rasa kenyamanan dan keselamatan.

      “Kita harap semua jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dan meraih haji yang mabrur. Aamiin,” tandasnya. (alfiqtour)