Kategori: Seputar Haji & Umrah

  • Transparan, Kemenag Rilis Nama Jemaah Lunasi Biaya Haji Khusus 2025, serta Prosedur Penggantian Jika Ada yang Menunda Keberangkatan

    Transparan, Kemenag Rilis Nama Jemaah Lunasi Biaya Haji Khusus 2025, serta Prosedur Penggantian Jika Ada yang Menunda Keberangkatan

    Siaran Pers
    Kementerian Agama

    Proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 1446 H/2025 M bagi jemaah haji khusus sudah berakhir. Ada 16.305 jemaah yang melunasi sehingga seluruh kuota haji khusus sudah terisi.

    Sebanyak 14.467 jemaah melunasi pada pengisian kuota jemaah haji khusus tahap pertama, 24 Januari – 7 Februari 2025. Sisanya, sebanyak 1.838 jemaah mengisi kuota pada tahap kedua, 14 – 21 Februari 2025.

    “Sebagai bentuk transparansi, hari ini kami merilis daftar nama 16.305 jemaah haji khusus yang telah melunasi biaya haji 1446 H/2025 M,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Minggu (23/2/2025).

    “Informasi ini menjadi bagian dari akuntabilitas kami setelah berakhirnya masa pelunasan biaya haji khusus. Para jemaah yang telah melunasi juga dapat mengecek namanya dan mendapatkan kepastian mereka masuk dalam daftar jemaah yang akan berangkat haji tahun ini,” sambungnya.

    Bersamaan dengan rilis nama ini, lanjut Hilman, pihaknya juga menjelaskan prosedur penggantian jika ada jemaah haji khusus yang sudah melunasi lalu membatalkan atau menunda keberangkatan. Menurut Hilman, prosedur ini sudah disosialisasikan kepada seluruh pimpinan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

    “Kami telah bersurat kepada pimpinan PIHK agar mereka mematuhi prosedur penggantian jika ada jemaah mereka yang menunda atau membatalkan keberangkatan setelah melunasi biaya haji khusus,” papar Hilman.

    Syarat dan Prosedur Penggantian

    Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan menambahkan, jika terdapat jemaah haji khusus yang telah melunasi Bipih Khusus dan menunda keberangkatan setelah pelunasan berakhir (selanjutnya disebut dengan istilah ‘lunas tunda ganti’), PIHK dapat menggantikannya dengan dua syarat:

    a. Penggantinya adalah Jemaah Haji Khusus nomor urut berikutnya pada PIHK yang sama, dan
    b. Penggantinya telah memiliki nomor porsi terhitung dalam jangka waktu paling singkat 2 (dua) tahun sejak 22 Januari 2025.

    “Dua syarat ini harus terpenuhi, yaitu sesuai nomor urut porsi berikutnya pada PIHK yang sama dan harus sudah punya nomor porsi atau terdaftar minimal sejak 22 Januari 2025,” tegas Nugraha Stiawan.

    “PIHK juga harus melaporkan jemaahnya yang sudah melunasi Bipih khusus tahun 2025 tetapi mengajukan penundaan keberangkatan atau lunas tunda,” sambungnya.

    Berikut prosedur pelaporan lunas tunda dan pengajuan penggantian Jemaah Haji Khusus lunas tunda:

    a) PIHK melaporkan Jemaah Haji Khusus lunas tunda kepada Direktur Jenderal c.q. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus;

    b) PIHK mengajukan permohonan pengisian penggantian Jemaah Lunas Tunda kepada Direktur Jenderal c.q. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus dengan melampirkan persyaratan:
    1) Surat Pernyataan bermeterai dari Jemaah atau ahli waris yang menunda keberangkatan; dan
    2) Surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari PIHK atas keabsahan data.

    c) Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus melakukan verifikasi permohonan.
    d) Dalam hal hasil verifikasi permohonan disetujui, permohonan dikonfirmasi ke dalam SISKOHAT.

    e) Dalam hal PIHK tidak memiliki pengganti Jemaah Haji lunas tunda, maka sisa kuota diperuntukan bagi Jemaah Haji yang siap berangkat berdasarkan pengajuan PIHK dan/atau sesuai urut nomor porsi dalam database SISKOHAT.

    f) Pengajuan penggantian Jemaah Haji Khusus lunas tunda berlaku satu kali kecuali:
    1) Jemaah Haji Khusus sakit/hamil yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Rumah Sakit;
    2) Jemaah Haji Khusus sedang menjalankan tugas pekerjaan dibuktikan dengan Surat Keterangan Pimpinan; atau
    3) Jemaah Haji Khusus sedang menjalani proses hukum.

    g) Laporan Jemaah Haji Khusus lunas tunda dan pengajuan penggantian Jemaah Haji Khusus lunas tunda diajukan mulai 24 Februari – 7 Maret 2025 pukul 16:00 WIB disampaikan melalui email: subditpihk@kemenag.go.id

    “Pimpinan PIHK agar memedomani Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengisian Kuota Haji Khusus Tahun 1446 H/2025 M dan wajib menginformasikan regulasi tersebut kepada seluruh Jemaah Haji Khusus,” tandas Nugraha Stiawan.

    Humas

  • ALFIQTOUR GELAR MANASIK UMROH GROUP 05 MARET 2025 DI KINASIH RESORT DEPOK: PENTINGNYA MANASIK UMROH BAGI CALON JAMAAH HAJI

    ALFIQTOUR GELAR MANASIK UMROH GROUP 05 MARET 2025 DI KINASIH RESORT DEPOK: PENTINGNYA MANASIK UMROH BAGI CALON JAMAAH HAJI

    Depok, 22 Februari 2025 — Dalam rangka mempersiapkan calon jamaah umroh yang akan berangkat pada Maret 2025, AlfiqTour mengadakan acara Manasik Umroh di Kinasih Resort Depok. Acara ini dihadiri oleh calon jamaah, serta sejumlah tokoh agama yang berkompeten dalam memberikan pengetahuan seputar ibadah umroh. H Engkus Kusnadi, selaku pemilik PT. Akmalusya Fiqoh, menyampaikan pentingnya pemahaman mengenai manasik umroh bagi setiap calon jamaah yang hendak melaksanakan ibadah umroh.

    Dalam sambutannya, H Engkus Kusnadi menekankan bahwa manasik umroh bukan hanya soal latihan teknis melaksanakan rukun umroh, tetapi juga mengenai kesiapan mental dan pemahaman tentang tata cara ibadah yang benar. “Penting bagi kita untuk memahami fiqih umroh dengan baik, karena ibadah tanpa ilmu fiqih yang benar akan sia-sia,” ujar Engkus Kusnadi. Ia juga menegaskan bahwa dengan persiapan yang matang, jamaah akan lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah selama di Tanah Suci.

    Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi fiqih umroh oleh H Ahmad Pandi, seorang ulama yang berpengalaman di bidang fiqih haji dan umroh. H Ahmad Pandi memaparkan pentingnya mempelajari fiqih sebagai dasar dari setiap ibadah. “Ibadah tanpa fiqih yang benar, akan sia-sia. Seperti kita ingin menuju tujuan, tapi tanpa peta, kita akan tersesat,” jelas H Ahmad Pandi. Ia menjelaskan bahwa pemahaman fiqih tidak hanya memperkaya ibadah, namun juga menghindarkan jamaah dari kesalahan yang bisa merusak pahala. Dengan pemahaman fiqih yang baik, jamaah dapat melaksanakan umroh dengan keyakinan bahwa setiap langkahnya sesuai dengan tuntunan agama.

    Sementara itu, H Nurul Anwar, sebagai pemateri mengenai perjalanan umroh, menyampaikan bahwa selain fiqih, persiapan logistik sangat penting. Ia memaparkan bahwa calon jamaah harus mempersiapkan diri secara fisik dan mental, serta memperhatikan aspek logistik seperti perjalanan, akomodasi, hingga kesehatan. “Perjalanan umroh adalah perjalanan panjang yang penuh dengan ujian, namun jika kita menjaga niat dan kualitas ibadah, maka perjalanan tersebut akan menjadi keberkahan,” ujar H Nurul Anwar. Ia juga memberikan tips bagi jamaah untuk menjaga kesehatan selama perjalanan, mengingat pentingnya stamina untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lancar.

    Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H Ahmad Pandi, mengharapkan agar seluruh jamaah yang mengikuti manasik umroh ini dapat melaksanakan ibadah umroh dengan lancar dan mendapatkan keberkahan. AlfiqTour berharap, dengan adanya manasik umroh ini, calon jamaah tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga spiritual dan ilmiah, agar ibadah yang mereka lakukan benar-benar sah dan diterima oleh Allah SWT.

    Dengan penyampaian materi dari berbagai pemateri yang berkompeten, AlfiqTour berharap dapat memberikan pemahaman mendalam kepada calon jamaah umroh, agar mereka mampu menjalani ibadah dengan penuh rasa syukur dan khusyuk. (ubay)

  • Jelang Ramadan, Kemenag Distribusikan Kurma dari Raja Salman

    Jelang Ramadan, Kemenag Distribusikan Kurma dari Raja Salman

    Siaran Pers
    Jakarta | Kementerian Agama menjelang bulan suci Ramadan, Kementerian Agama mulai mendistribusikan kurma dari Kerajaan Arab Saudi kepada berbagai elemen masyarakat.

    Penyerahan simbolis dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin kepada perwakilan lembaga-lembaga mitra distribusi, di antaranya Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, GP Ansor, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Masjid Istiqlal, dan DPR RI.

    Pendistribusian ini digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat no.3-4, Jakarta Pusat. Turut hadir Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin, serta Kepala Biro Umum Fesal Musaad.

    “Kurma ini merupakan hibah dari Kerajaan Arab Saudi kepada bangsa Indonesia melalui Kementerian Agama. Kementerian Agama kemudian mendistribusikannya secara proporsional kepada berbagai entitas masyarakat Indonesia, termasuk masjid-masjid besar seperti Istiqlal dan beberapa masjid lainnya,” ujar Sekjen Kemenag Kamaruddin, Jumat (21/2/2025).

    Kamaruddin juga menegaskan bahwa kurma ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat tanpa kriteria khusus. “InsyaAllah, distribusinya akan tepat sasaran karena semuanya berhak mendapatkan manfaat dari bantuan ini,” tambahnya.

    Sekjen menjelaskan, distribusi kurma dilakukan melalui sistem penjemputan, di mana penerima datang langsung ke lokasi yang telah ditentukan untuk mengambil bantuan tersebut.

    “Artinya, penerima datang langsung untuk mengambilnya di tempat yang sudah ditentukan. Kami tidak mengantarkan langsung ke alamat masing-masing penerima,” jelas Kamaruddin.

    Sekjen juga berharap bantuan ini dapat membawa berkah dan menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadan. “Kurma merupakan salah satu makanan yang dianjurkan oleh Nabi untuk dikonsumsi, terutama saat berbuka puasa. Karena itu, pengiriman dilakukan sebelum Ramadan agar masyarakat dapat menikmatinya tepat waktu,” katanya dengan antusias.

    Di akhir, Sekjen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas hibah ini. “Kami atas nama Pemerintah Indonesia dan masyarakat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas hibah ini. InsyaAllah, amanah ini akan kami sampaikan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

    Perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Didi Cahyadi menyebut bahwa DMI akan mendistribusikan kurma melalui kantor DMI pusat kepada kantor wilayah serta disalurkan ke masjid-masjid yang ada di masing-masing daerah.

    “Mekanisme distribusinya nanti akan dilakukan melalui kantor pusat, kemudian akan diteruskan ke masing-masing wilayah untuk selanjutnya disalurkan ke masjid-masjid yang ada di sekitarnya,” tutur Didi.

    Selain DMI, DPR RI juga turut menjadi salah satu mitra distributor. Tenaga Ahli Anggota DPR Komisi VIII Afrizal Hutapea menyebut, distribusi kurma akan dilakukan melalui Rumah Aspirasi yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing anggota.

    “Kami memiliki rumah aspirasi. Nanti akan ada beberapa perwakilan dari masyarakat yang datang langsung untuk mengambil kurma di rumah aspirasi anggota DPR RI di dapil,” terang Afrizal.

    “Saat proses kemarin, kami bertemu dengan masyarakat yang mengajukan permohonan melalui berbagai organisasi, seperti organisasi kepemudaan dan organisasi Islam. Insya Allah, sebelum bulan suci Ramadan tiba, kami sudah menyelesaikan distribusinya,” terangnya.

    Sementara perwakilan dari Bagian Kemitraan PP Muhammadiyah, Fahrul menjelaskan terkait bantuan kurma ini, akan didistribusikan melalui pengurus Muhammadiyah di setiap wilayah dan cabang di seluruh Indonesia.

    Lebih lanjut, perwakilan dari PBNU, Sahid mengatakan bahwa sejumlah kurma yang diterima oleh PBNU akan disalurkan melalui Lazisnu (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah NU). Kurma ini akan didistribusikan kepada seluruh mitra dan warga di Indonesia.

    Humas

  • Silaturahim Alfiqtour ke Ponpes Bustanul Wildan Sumedang, Kyai Hadad Hasbi “Umroh Bukan Hanya Perjalanan, Tapi Pembinaan Iman”

    Silaturahim Alfiqtour ke Ponpes Bustanul Wildan Sumedang, Kyai Hadad Hasbi “Umroh Bukan Hanya Perjalanan, Tapi Pembinaan Iman”

    Sumedang | Pondok Pesantren Bustanul Wildan yang berlokasi di Jl. Ranca Kalong Dusun Cikeuyeup Desa Ciptasari Kec. Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat menerima kunjungan istimewa dari Direktur Utama PT Akmalusya Fiqoh, H. Engkus Kusnadi. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami perjalanan ibadah umroh secara menyeluruh.

    Dalam pertemuan tersebut, H. Engkus Kusnadi menekankan bahwa silaturahim bukan hanya bentuk ukhuwah Islamiyah, tetapi juga merupakan sarana untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. Ia juga menyampaikan pentingnya edukasi bagi calon jamaah umroh agar dapat memahami esensi dari ibadah tersebut, bukan hanya sebagai perjalanan fisik, tetapi juga sebagai perjalanan spiritual yang harus dipersiapkan dengan baik.

    “Perjalanan umroh bukan sekadar wisata religi, tetapi merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh kesadaran dan persiapan yang matang. Oleh karena itu, penting bagi calon jamaah untuk memahami tata cara, hukum, serta makna dari setiap rangkaian ibadah umroh,” ujar H. Engkus Kusnadi.

    Pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Wildan kyai Hadad Hasbi menyambut baik kedatangan Alfiqtour dan mengapresiasi upaya mereka dalam memberikan wawasan kepada para santri dan masyarakat sekitar.

    Dalam sambutannya, Kyai Hadad Hasbi menyampaikan rasa terima kasih kepada Alfiqtour yang telah menyempatkan waktu untuk bersilaturahim dan berbagi ilmu. “Kami merasa terhormat dengan kedatangan tim Alfiqtour yang tidak hanya menjalin ukhuwah, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang ibadah umroh. Edukasi seperti ini sangat penting, terutama bagi masyarakat dan santri yang bercita-cita untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Kyai.

    Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Ponpes Bustanul Wildan dan Alfiqtour serta menjadi langkah awal untuk kerja sama dalam bidang edukasi perjalanan ibadah haji dan umroh bagi para santri dan masyarakat sekitar.

  • Pelepasan 31 Jamaah Umroh Alfiqtour Periode 11 – 20 Februari di Bandara Sukarno-Hatta

    Pelepasan 31 Jamaah Umroh Alfiqtour Periode 11 – 20 Februari di Bandara Sukarno-Hatta

    Tangerang – Sebanyak 31 jamaah umroh dari Alfiqtour diberangkatkan menuju Tanah Suci, Makkah dan Madinah, untuk menjalankan ibadah umroh pada periode 11 hingga 21 Februari 2025. Acara pelepasan jamaah umroh tersebut berlangsung dengan khidmat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, yang dihadiri oleh keluarga, teman, serta perwakilan dari PT Akmalusya Fiqoh, penyelenggara perjalanan umroh, Selasa (11/02/2025 )

    Dalam sambutannya, Endang Ruhiyat, yang mewakili PT Akmalusya Fiqoh, mengingatkan kepada seluruh jamaah yang akan berangkat bahwa salah satu hal yang sangat penting saat menjalankan ibadah umroh adalah menjaga kebersamaan. Beliau mengatakan, “Di Tanah Suci, meskipun kita datang dari berbagai latar belakang dan daerah yang berbeda, kita adalah satu umat, satu keluarga besar. Oleh karena itu, kebersamaan dan tolong menolong harus menjadi prinsip yang kita jaga. Saat berada di sana, mari kita saling membantu dan menjaga ukhuwah Islamiyah, karena itu akan membawa berkah tidak hanya untuk diri kita, tetapi juga untuk sesama.”

    Endang juga mengingatkan kepada jamaah bahwa di Tanah Suci mereka akan bertemu dengan banyak saudara seiman dari seluruh dunia, yang memiliki tujuan yang sama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, penting untuk menjaga sikap saling menghormati dan berbagi, baik dalam ibadah maupun dalam kegiatan sehari-hari.

    Di waktu yang bersamaan, H. Engkus Kusnadi, yang merupakan pemilik Alfiqtour, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya dalam acara pelepasan jamaah di Bandara Soekarno-Hatta. Melalui pesan suara yang dikirimkan melalui jaringan WhatsApp, beliau menjelaskan bahwa karena suatu hal yang mendesak, beliau tidak dapat hadir untuk memberikan doa langsung kepada jamaah yang akan berangkat.

    Dalam pesan tersebut, H. Engkus Kusnadi menyampaikan, “Saya memohon maaf karena tidak bisa hadir langsung di bandara pada saat pelepasan ini. Ada hal yang tidak dapat saya tinggalkan, namun doa saya menyertai setiap langkah perjalanan kalian. Saya berharap, selama berada di Tanah Suci, kalian semua dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan mendapatkan kemudahan dalam setiap rukun umroh yang kalian laksanakan. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan, kelancaran, dan menerima segala amal ibadah kita. Jaga diri, jaga kebersamaan, dan tolong menolong satu sama lain. Insya Allah, kalian akan kembali dengan membawa berkah dan menjadi pribadi yang lebih baik. Selamat jalan, semoga Allah SWT melindungi perjalanan kalian. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

    Pada kesempatan ini, rombongan umroh Alfiqtour juga didampingi oleh H. Zenal Arifin sebagai Tour Leader yang akan memimpin perjalanan ibadah selama di Tanah Suci. H. Zenal Arifin berperan sebagai pembimbing, memberikan arahan dan memastikan perjalanan ibadah jamaah berjalan lancar dan tertib. Selain itu, Ustaz Athali juga turut serta sebagai Muthowif (pembimbing ibadah) untuk rombongan. Ustad Athali akan memberikan bimbingan spiritual serta pengetahuan seputar tata cara ibadah umroh, sehingga para jamaah dapat menjalankan setiap rukun umroh dengan baik dan benar.

    Acara pelepasan di Bandara Soekarno-Hatta berlangsung penuh haru, dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustaz yang turut hadir. Semua pihak berharap agar perjalanan ibadah umroh jamaah Alfiqtour berjalan dengan lancar, mendapatkan banyak berkah, dan kembali dengan hati yang lebih damai serta diterima segala amal ibadahnya.

    Dengan pelepasan ini, diharapkan setiap jamaah yang berangkat dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan menjadi teladan bagi umat Islam lainnya, serta membawa semangat kebersamaan dan saling tolong menolong ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di Tanah Suci maupun setelah kembali ke tanah air.( Ubay )

  • Gathering Alfiqtour di Villa Perdana 2 Puncak: Penguatan Sistem Hospitality dalam Layanan Travel umroh dan haji

    Gathering Alfiqtour di Villa Perdana 2 Puncak: Penguatan Sistem Hospitality dalam Layanan Travel umroh dan haji

    Bogor | Alfiqtour mengadakan acara gathering di Villa Perdana 2, Puncak, dengan tujuan memperkuat sistem hospitality dalam layanan travel umroh dan haji. Acara ini dihadiri oleh seluruh staf dan manajemen Alfiqtour, serta menghadirkan H. Engkus Kusnadi, pemilik Alfiqtour, sebagai pembicara utama.Pada hari Minggu, 9 Februari 2025

    Dalam presentasinya, H. Engkus Kusnadi menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang konsep layanan (service) di bidang travel umroh dan haji. Beliau menjelaskan bahwa layanan dalam konteks ini tidak hanya mencakup aspek teknis seperti pemesanan tiket dan akomodasi, tetapi juga melibatkan pendekatan personal yang memahami kebutuhan spiritual dan emosional jamaah. “Memberikan pelayanan terbaik berarti memastikan setiap jamaah merasa nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadahnya,” ujar H. Engkus.

    Presentasi hospitality umroh dan haji

    Beliau juga membagikan kiat-kiat sukses dalam industri travel umroh dan haji, antara lain:

    Komitmen terhadap Amanah: Menjaga kepercayaan jamaah dengan memastikan seluruh proses perjalanan sesuai dengan yang dijanjikan.

    Profesionalisme: Memiliki tim yang terlatih dan berpengalaman untuk menangani berbagai kebutuhan jamaah.

    Inovasi Layanan: Terus mengembangkan layanan yang memudahkan jamaah, seperti menyediakan aplikasi mobile untuk informasi perjalanan.

    Kemitraan Strategis: Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan dan hotel, untuk memastikan kualitas layanan terbaik.

    Pendekatan Personal: Memahami dan memenuhi kebutuhan individu setiap jamaah, sehingga mereka merasa dihargai dan diperhatikan.

    Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan Alfiqtour dan memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman ibadah yang tak terlupakan bagi setiap jamaa
    Gathering Alfiqtour di Villa Perdana 2 Puncak: Penguatan Sistem Hospitality dalam Layanan Travel umroh dan haji ( ubay)

  • Kereta Cepat Haramain

    Kereta Cepat Haramain

    SAUDI – Kereta Cepat Haramain

    Kereta Cepat Haramain (قطار الحرمين السريع‎) juga dikenal sebagai Jalur Kereta Api Barat atau Kereta kecepatan tinggi Mekkah-Madinah adalah sebuah sistem transportasi kereta kecepatan tinggi antar kota dengan jarak 4.492 kilometer (2.791 mi) yang sedang dibangun di Arab Saudi. Jalur ini akan menghubungkan kota suci umat Islam Madinah dan Mekkah melalui Kota Ekonomi Raja Abdullah, Rabigh, Jeddah dan Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Jalur ini akan terhubung dengan jaringan nasional kereta api di Arab Saudi di Jeddah. Proyek ini telah mengalami keterlambatan lebih dari dua tahun, yang seharusnya direncanakan dibuka pada tahun 2012. Pada bulan Agustus 2014, Jalur dari Madinah ke Rabigh dijadwalkan akan dibuka pada akhir tahun 2015.

    Memberikan kenyamanan Jamaah Umroh

    Jalur kereta ini direncanakan sebagai sarana transportasi kereta listrik yang aman dan nyaman berkecepatan 320 kilometer per jam (200 mph). Konstruksi dimulai pada Maret 2009. Jalur ini diharapkan dapat membawa tiga juta penumpang per tahun, termasuk jemaah haji dan umrah, serta membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan-jalan.
    Alhadulillah dalam kesempatan berumroh kali ini satriani menawarkan program khusus, salah satunya adalah kita bisa merasakan pengalaman menggunakan kereta cepat haramain dari kota mekah ke madinah diamana waktu tempuh perjalanan yang seharusnya menggunakah shuttle bus adalah 6 – 7 jam, sekarang bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 jam saja. Dengan waktu yang singkat, diharapkan para jamaah bisa menjaga kebugaran dan kesehatannya untuk melaksanakan ibadah berikutnya di kota Madinah.

    Akan Memuat 60 Juta Penumpang Pertahun

    Kereta cepat dirancang memiliki kecepatan 360 Kilometer Per Jam (220 MPH). Kereta ini diyakini bisa memuat dan mengangkut 417 orang per gerbong yang diharapkan bisa mengangkut 60 juta orang setiap tahunnya

    MEMILIKI 5 STASIUN KERETA

    Kereta Cepat Haromain sepanjang 450 KM akan menghubungkan kota Makkah, kota Jeddah, Bandara Internasional King Abdul Aziz, King Abdullah Rabigh Economic City dan kota Madinah

    Stasiun Sentral Mekkah akan dibangun dekat Jalur Lingkar ke-3. Stasiun Sentral Jeddah akan dibangun di Jalan Raya Haramain. Jalur ini akan sejalur dengan median Jalan Raya Haramain. Stasiun Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz Jeddah akan menjadi stasiun terakhir. Madinah hanya memiliki satu stasiun. Kemungkinan akan dibangun sebuah stasiun di Terminal Haji Bandar Udara Jeddah.

    MEMILIKI FASILITAS MEWAH

    Nantinya setiap stasiun akan memiliki bangunan dengan ikon yang berestetika, dengan desain yang memperhitungkan tradisi arsitektur islam, setiap setaisun akan memiliki toko, restoran, masjid, parkir, helipad dan ruang tunggu VIP. Stasiun ini dirancang oleh Buro Happold dan Foster serta rekan-rekannya.

    WAKTU TEMPUH HANYA 2 JAM

    Bagi jamaah haji dan Umroh, kehadiran kereta Cepat Haromain ini sangat membantu karena dapat mempersingkat jarak dan waktu antara kota Mekkah dan Madinah yang bisa ditempuh hanya dengan waktu kurang dari 2 jam. padahal apabila menggunakan transportasi darat lain sperti bus bisa menghabiskan waktu sampai 6 hingga 7 jam perjalan

    Jalur ganda dengan listrik dirancang memiliki kecepatan 360 kilometer per jam (220 mph). Kereta akan berjalan dengan kecepatan 320 kilometer per jam (200 mph), dan perjalanan 78 kilometer (48 mil) antara Jeddah dan Mekkah akan mengambil waktu kurang dari setengah jam, sedangkan 410 kilometer (250 mi) antara Jeddah dan Madinah akan memakan waktu sekitar 2 jam. Jalur, kereta dan stasiun dirancang dapat dipergunakan pada suhu berkisar antara 0 °C (32 °F) sampai 50 °C (122 °F).

    Itulah sedikit paparan tentang kereta cepat haramain yang sangat membantu bagi para jamaah ibadah umroh di tanah suci, semoga kita bisa pergi ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umroh dan bisa mersakan menaiki kereta cepat tersebut untuk mempermudah dalam melaksanakan ibadah kita ditanah suci kelak.

    Sumber :

    https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_kecepatan_tinggi_Haramain

    https://www.instagram.com/p/CbzERjwLp57/?igshid=MDJmNzVkMjY=

  • ” Membasuh Luka Palestina” diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR RI.

    ” Membasuh Luka Palestina” diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR/MPR RI.

    Jakarta | Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Palestina yang sedang menghadapi penderitaan akibat konflik berkepanjangan, Rabu (15/01/2025)

    Acara ini diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Alqur’an dan sambutan sambutan yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, dan organisasi kemanusiaan, dengan tujuan menggalang dukungan moral, spiritual, dan materiil untuk membantu meringankan beban rakyat Palestina. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya peran aktif dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Palestina.

    Salah satu undangan Baznas yang mewakili dari stockholder Travel Umrah dan haji ” Alfiqtour ” H Zenal Arifin mengatakan ” Alhamdulillah kami dari travel umroh alfiqtour mengucapkan terima kasih kepada Baznas atas apresiasi yang diberikan kepada Alfiqtour, karna memang dari setiap jamaah yang berangkat melalui travel kami , menyisihkan Rp 100.000/jamaah untuk diserahkan kepada Baznas yang selanjutnya didistribusikan melalui program program Baznas.
    Alhamdulillah semua mendapakan berkahnya.” Ucapnya.

    Dalam kegiatan ini, terdapat berbagai rangkaian acara seperti doa bersama, penggalangan donasi, serta pemaparan kondisi terkini Palestina yang disampaikan oleh para narasumber terpercaya. BAZNAS berkomitmen untuk menyalurkan seluruh bantuan yang terkumpul secara transparan dan tepat sasaran, sebagai bentuk tanggung jawab kepada para donatur dan masyarakat Indonesia.

    Acara ini menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan umat manusia melampaui batas-batas geografis, dan bersama-sama, kita dapat “membasuh luka Palestina” dengan kasih, empati, dan dukungan. ( Ubay)

  • BPIH 2025 Turun Jadi Rp.89 juta, Kepala BP Haji Haji Apresiasi DPR RI

    BPIH 2025 Turun Jadi Rp.89 juta, Kepala BP Haji Haji Apresiasi DPR RI

    Jakarta–Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI sepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H/2025 M sebesar
    Rp.89.410.258,79, – .

    BPIH 2025 turun dari tahun 2024 yang berkisar Rp.93.410.286,-.

    Artinya besaran BPIH untuk setiap jemaah haji reguler rata-rata sebesar Rp89. 410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp.16.00 dan 1 SAR sebesar Rp. 4.266,67.

    Pengambilan keputusan BPIH ini disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Kemenag, Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dirut Garuda Indonesia, Dirut Lion Air, Dirut Saudi Airlines, Ketua Dewas dan Kepala BPKH.

    Rapat dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan dihadiri anggota Komisi VIII.

    Dalam kesepakatan pemerintah dengan Komisi VIII DPR RI Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1446H/2025M
    menjadi Rp 89.410.258,79 dengan komposisi Bipih (biaya perjalanan ibadah haji) sebesar Rp 55.431.750,78 (62%) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp. 33.978.508,01 (38%),

    Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi VIII DPR dan anggota serta tim panitia kerja yang telah menghasilkan keputusan dan kesepakatan dalam penetapan BPIH tahun 2025.

    “Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI bersama Tim Panitia Kerja yang telah bekerja dan membahas  BPIH 1446H/2025M meski di tengah masa reses,” kata Kepala BP Haji Mochamad  Irfan Yusuf di komplek parlemen, JakartaSenin (6/1/2025).

    Kepala BP Haji mengatakan selama melihat dan terlibat dalam proses pembahasan BPIH ini, BP Haji melihat semangat yang sama dalam penyelenggaraan haji yang lebih baik dan biaya lebih efisien, aman dan nyaman sesuai arahan Presiden Prabowo. .

    “Sebagai institusi baru di dalam Kabinet Merah Putih BP Haji untuk penyelenggaraan haji tahun 2025 bertugas memberikan dukungan penyelenggaraan ibadah haji,” kata Irfan Yusuf.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada Komisi VIII DPR RI dan Kemenag yang telah melibatkan BP Haji dalam pengajuan dan pembahasan BPIH 2025,. Keikutsertaan kami ini akan menjadi bahan bagi kami dalam proses kedepannya yang tentu akan bermanfaat ketika kami menjadi penyelenggara ibadah haji sepenuhnya, “
    ” ujar Irfan Yusuf. (Humas BP Haji)

  • Perusahaan Umroh Saudi Arabia Kunjungi Alfiqtour Indonesia, Perkuat Kolaborasi Ibadah Umroh & Haji

    Perusahaan Umroh Saudi Arabia Kunjungi Alfiqtour Indonesia, Perkuat Kolaborasi Ibadah Umroh & Haji

    Bogor | Perusahaan Syarikah Umroh dan Haji Saudi Arabia, diwakili oleh pemiliknya, Mr. Munir, melakukan kunjungan ke PT Akmalusya Fiqoh (Alfiqtour) di Bogor. Tujuan kunjungan ini adalah memperkuat hubungan silaturahmi dan kolaborasi dalam menciptakan perjalanan ibadah umroh yang baik, aman dan nyaman bagi jamaah.

    “Kami senang berbisnis dengan Alfiqtour karena konsistensi dan keamanahan mereka sangat sulit ditemukan saat ini,” kata Mr. Munir.

    H. Engkus Kusnadi, Direktur PT Akmalusya Fiqoh, menyambut baik kunjungan ini. “Kunjungan tahunan ini penting untuk membahas hal-hal penting terkait perjalanan haji dan umroh, mengingat peraturan Arab Saudi sering berubah. Kami berperan sebagai second hand provider visa, tiket dan lainnya,” jelasnya.

    “Sebagai perusahaan resmi berijin dari Kemenag RI, kami harus selektif dalam memilih mitra di Saudi Arabia. Kami harus memiliki jaringan yang amanah untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan,” tambahnya.

    Alfiqtour, beralamat di Komp. CRC, Jl. Mayor Oking Jayaatmaja No. 12 A, Kel. Ciriung, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, merupakan perusahaan perjalanan haji dan umroh resmi yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Setiap bulannya, Alfiqtour memberangkatkan jamaah umroh rutin dengan standar keamanan dan kenyamanan tinggi.

    Kunjungan ini juga merupakan bagian dari safari ke berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat kerjasama dan memperluas jaringan (Penulis : H Zaenal Arifin)